Generasi Muda Harus Alergi dengan Korupsi

0
219
Gito Prasetyo

Oleh: Gito Prasetyo
Himpunan Mahasiswa Sumatra Barat Kepri

Setiap tanggal 9 Desember kita peringati sebagai hari pemberantasan korupsi di dunia. Korupsi adalah salah satu masalah terbesar yang dihadapi oleh berbagai negara di dunia, tak terkecuali Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri disebutkan bahwa selama tahun 2004-2010, ada 155 bupati /Walikota, 18 Gubernur dan ratusan anggota DPRD yang tersangkut masalah hukum, dalam hal tindak pidana korupsi.korupsi menurut Black’s Law Tindakan ini suatu perbuatan yang dilakukan dengan maksud untuk memberikan suatu keuntungan yang tidak sesuai dengan kewajiban resmi dan hak-hak dari pihak lain, secara salah menggunakan jabatannya atau karakternya untuk mendapatkan suatu keuntungan untuk dirinya sendiri atau untuk orang lain, bersamaan dengan kewajibannya dan hak-haknya dari pihak lain.

Sebenarnya apa saja penyebab korupsi tersebut? Apa yang membuat orang doyan untuk melakukan korupsi? Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan korupsi yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Dari faktor internal ada beberapa penyebab yaitu sifat tamak dan gaya hidup konsumtif.

Sifat tamak manusia adalah sifat yang banyak dimiliki manusia, hal ini terjadi karena pemikiran manusia yang ingin terus mendapatkan lebih dan lebih sehingga rasa tamak ini muncul dan menyebabkan korupsi yang tentu merugikan bagi diri sendiri dan orang lain. Yang kedua adalah gaya hidup konsumtif. Gaya hidup yang konsumtif tentunya menuntut manusia untuk selalu bergaya hidup yang glamour dan menciptakan manusia yang bersifat borjuis. Apabila gaya hidup ini tidak seimbang dengan pendapatan yang diperoleh oleh seseorang, maka ia akan kesulitan untuk melanjutkan hidup sehari-hari apabila pendapatannya mengalami penurunan karena kebiasaan hidup yang serba mewah. Maka sangat memungkinkan bila muncul pikiran untuk melakukan korupsi pada saat situasi tersebut. Lalu ada juga faktor eksternal yaitu faktor politik, faktor hukum, faktor ekonomi, dan faktor organisasinya..

Korupsi sangat jelas telah merugikan keuangan negara. Akibatnya, keuangan negara yang seharusnya lebih banyak dipergunakan untuk kepentingan rakyat menjadi semakin berkurang. Hal yang paling dirasakan oleh rakyat adalah kemampuan negara semakin terbatas dalam hal menyediakan anggaran demi kepentingan rakyat, khususnya yang dirasakan secara langsung. Antara lain, adalah perbaikan infrastruktur, pelayanan pendidikan, pelayanan kesehatan, pelayanan transportasi dan pelayanan masalah kesejahteraan rakyat yang lainnya, seperti penanganan bencana, bantuan bagi keluarga miskin dan anak terlantar, dan lain-lain.

Korupsi bukan tidak mungkin bisa di hapuskan, sekarang tergantung dari kitanya mau apa tidak membasmi korupsi tersebut,mungkin untuk membasmi secara langsung korupsi itu memang tidak akan bisa, tapi kita mulai secara perlahan dengan memberikan pendidikan antikorupsi kepada anak anak,pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah maupun masyarakat harus lebih ditingkatkan dan diefektifkan. Oknum-oknum tersebut harus dibuat jera agar tidak mengulangi perbuatannya.

Dan juga pejabat-pejabat publik harus lebih transparan dan akuntabel untuk meminimalisir adanya tindak korupsi.Jadi kita harus bekerja sama dalam memberantas korupsi,karena jikalau KPK dan pemerintah saja yang bekerja untuk memberantas korupsi itu akan sulit, di sini sangat dibutuhkan peran masyarakat dalam memberantas korupsi,terutama generasi mudanya,karena generasi muda adalah aset terbesar dari bangsa, yang akan menentukan maju atau mundur nya negara ini ,baik atau buruknya bangsa ini tergantung kepada generasi mudanya. Pendidikan anti korupsi sejak dini akan mengurangi “bibit koruptor” selain itu pendidikan juga akan menentukan masa depan generasi muda dan menghasilkan para pemikir besar, maka amat penting pendidikan tentang anti korupsi ini di suguhi kepada para generasi muda untuk memberikan semangat bahwa pentingnya menghancurkan budaya Korupsi di bangsa ini dengan melalui workshop, seminar tentang Implementasi dan Pengembangan Produk Program Anti Korupsi. Yang nantinya akan membuat para generasi muda akan mendapatkan masalah yang besar dan akhirnya berfikir keras dan timbul kesadaran untuk memberantas Korupsi dengan tegas.

Sebagai Generasi bangsa ini, maka dari itu mari kita berusaha untuk membantu perubahan bangsa ini untuk menjadi lebih baik dengan cara melawan Korupsi dengan cara menolak segala bentuk suap, perbuatan curang, dan segala hal yang mengarah ke praktek korupsi. Karena hal tersebut yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekitar kita. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here