Gerak Jalan Batal

1
264
H Lis Darmansyah dan H Syahrul saat melepas gerak jalan tahun lalu. f-humas/pemko Tanjungpinang

Pemerintah Kota Tanjungpinang membatalkan acara gerak jalan Tri Lomba Juang. Padahal, event tahunan sudah lama ditunggu warga.

TANJUNGPINANG – Bagi yang sudah latihan, sudah membeli perlengkapan gerak jalan tentu kecewa. Yang sudah beli kaus, sepatu dan atribut lainnya, harus menerima dengan lapang dada.

Pemko membatalkan event tahunan untuk memeriahkan HUT Kemderkaan RI karena tidak ada anggaran. Di APBD murni 2018, Dinas Pemuda dan Olahraga tidak menganggarkan. DPRD juga mengklaim tidak pernah mencoret dana untuk gerak jalan tersebut.

Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang Riono, mengatakan secara resmi kalau tahun ini gerak jalan tidak jadi digelar.

”Momennya sudah lewat. Kita putuskan untuk gerak jalan memeriahkan HUT Kemerdekaan kita batalkan untuk digelar,” kata Riono, usai menghadiri rapat bersama dengan Sekdaprov Kepri, membahas rencana pelantikan Wali Kota terpilih di Pilkada Tanjungpinang di Kantor Gubernur Kepri, kemarin.

Namun, Riono mencoba mengusulkan kalau bisa ada kegiatan untuk masyarakat pada hari otonom Tanjungpinang. Hari Otonom diperingati setiap 17 Oktober.

”Kalau yang momen Agustus sudah hilang, jadi tidak bisa dilaksanakan gerak jalan lagi,” terangnya.

Menurut Riono, belum dianggarkan di APBD Perubahan, juga karena anggaran APBD Perubahan mengalami defisit.

”Memang tidak dianggarkan sampai dengan triwulan ini. Perkiraan kita kemarin, kita ingin masukkan kegiatan ini di APBD Perubahan. Karena sebelumnya juga pelaksanaan di awal september. Tapi kalau sampai selama ini, sudah kehilangan momen. Jadi ya tidak jadi kita laksanakan,” terang Riono.

Sementara itu, Gunawam warga Perumahan Kijang Kencana Batu 10, Tanjunginang Timur mengaku sedikit kecewa batalnya gerak jalan digelar.

Ia heran, kenapa Dinas Pemuda dan Olahraga dan DPRD Kota tidak menganggarkan anggaran tersebut. Event tersebut sudah menjadi event tahunan. Sudah puluhan tahun event ini digelar. Dampaknya cukup baik, selain menghargai para pejuang yang telah berjuang meraih kemerdekan, dampak positifnya, usaha kecil menengah saat event digelar, mereka mendapatkan rezeki. ”Saya kecewa, anggaran untuk masyarakat, kenapa dinomor duakan,” bebernya.

Menurutnya, mestinya kegiatan rutin seperti gerak jalan, tetap harus di anggarkan. DPRD sebagai wakil rakyat, juga harus bertanggungjawab. ”DPRD dan Pemko harus bertanggungjawab, kenapa gerak jalan tahun ini dibatalkan,” ujarnya.

Kata dia, sudah banyak masyarakat dan peserta sudah membeli kostum dan perlengkapan gerak jalan. Tak hanya itu, sudah banyak juga telah mengikuti latihan di malam hari.(SUHARDI-ABAS)

1 KOMENTAR

  1. jadi usul selanjut nya gimana gerak jalan di adakan pas hari ulang tahun tanjung pinang apa memang tidak ada di tahun ini..kami butuh kejelesan yg bener jangan kasih kami janji” lagi coba diantra kalian ada di posisi kami saat ini kecewa apa gak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here