Gerobak Segera Tertibkan

0
804
GEROBAK: Stiker yang dipasang di salah satu gerobak tampak sudah dirobek. F-Andri Dwi S/TANJUNGPINANG POS

Satpol Warning Pedagang

TANJUNGPINANG – SATUAN Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Tanjungpinang mengaku dua atau tiga hari terakhir ini sudah menepelkan stiker di gerobak milik pedagang kaki lima, yang berjualan di komplek Bincen Tanjungpinang. Stiker tersebut menghimbau para pedagang tidak meninggalkan gerobaknya setelah habis berjualan di pinggir jalan. Ini dinilai menganggu perwajahan kota.

Hal ini disampaikan Kepala Satpol PP Kota Tanjungpinang, Efendy kepada Tanjungpinang Pos, Minggu (30/7). Tujuan dipasang stiker di gerobak, agar pemilik selalu ingat terkait ke wajibannya, yaitu tak meletakkan sembarangan. Apabila tidak diikuti, maka anggota Satpol PP akan mengambil tindakan tegas dengan mengangkut gerobak dan tenda ke kantor Satpol PP di kawasan Tepilaut. ”Kalau masih dibiarkan dipinggir jalan kita angkut gerobak serta tendanya. Kita tidak mau main-main lagi, karena kita sudah menempelkan stiker imbauan kepada pedagang kaki lima tersebut,” tegas Efendy.

Baca Juga :  Taman Median Jalan Belum Indah

”Saya yakin pedagang kaki lima tau stiker imbauan dari kita,” terangnya. Meski demikian, realitanya masih banyak para pedagang yang meletakkan gerobak serta tendanya di kawasan umum. Seperti trotoar untuk pejalan kaki. ”kita tindak. Lihat saja nanti, saya minta anggota Satpol PP untuk mengangkat gerobak dan tenda milik pedagang kaki lima yang tidak mau memindahkan,” tegas dia.

Pedagang kaki lima sudah sepakat dengan pemerintah melalui Satpol PP, hanya berjualan dari sore hari pukul 16.00 hingga pukul 00.00. Lebih dari waktu itu sebenarnya tidak jadi masalah. Asalkan, tegas pedagang harus mengemas kembali gerobak dan tenda setelah berjualan. Artinya, di pagi hari sudah tidak lagi terlihat gerobak dan tenda milik pedagang kaki lima berada di depan ruko dan trotoar. Ini salah satu mengganggu keindahan Kota Tanjungpinang. Sebab, gerobak dan tenda milik pedagang kaki lima berada di pinggir jalan protokol Ibukota Provinsi Kepri. ”Manusia dipegang omongannnya. Kalau tidak dipindahkan, kita akan angkut gerobak dan tenda milik pedagang tersebut,” sebut dia.

Baca Juga :  Pedagang Percantik Pasar Baru I

Pantauan di lokasi, masih juga terlihat gerobak hingga tenda milik pedagang kaki lima berada di depan ruko. Selain itu, hanya ada satu diantara beberapa gerobak yang berstiker dari Satpol PP. Ini artinya belum semua para pedagang dan pemilik gerobak dapat sosialisasi terkait hal ini.(ANDRI DS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here