Gesa Pembangunan, Pengurus Lembaga Desa Dibekali

0
98
GUBERNUR Kepri H Nurdin Basirun saat hendak membuka kegiatan pembinaan dan pengembangan program pembangunan pemberdayaan masyarakat desa (P3MD) dan peningkatan kapasitas lembaga kemasyarakatan desa/kelurahan tahun 2018 di Hotel Aston Tanjungpinang, Selasa (2/10) malam. f-istimewa/humas pemprov kepri

TANJUNGPINANG – Untuk mempercepat pembangunan di desa-desa di Kepri, maka pengurus lembaga desa dibekali kapasitasnya. Sehingga pembangunan di berbagai sektor di desa lebih cepat dan sesuai sasaran.

Untuk itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kependudukan dan Catatan Sipil (DPMD Dukcapil) Pemprov Kepri menggelar kegiatan Pembinaan dan Pengembangan Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) dan Peningkatan Kapasitas Lembaga dan Kemasyarakatan Desa/Kelurahan Provinsi Kepulauan Riau.

Kegiatan yang digelar di Hotel Aston Tanjungpinang ini dibuka Gubernur Kepri H Nurdin Basirun, Selasa (2/10).

Gubernur mengingatkan agar seluruh peserta memanfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk menyerap ilmu dari berbagai narasumber. Sebab, ilmu itu akan digunakan untuk mempercepat pembangunan di desa. Ia pun berharap agar pembangunan desa di Kepri sesuai koridor hukum yang berlaku.

Kepala DPMD Dukcapil Pemprov Kepri, Sardison M.TP mengatakan, kegiatan P3MD ini bertujuan untuk meningkatkan pembangunan di desa agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan kualitas hidup manusia desa dalam penanggulangan tingkat kemiskinan.

Kemudian dari segi kapasitas lembaga dan kemasyarakatan desa/kelurahan supaya dapat meningkatkan pelayanan pemerintahan, pembangunan partisipasif dan pemberdayaan masyarakat, dengan mendorong inovasi kegiatan kemasyarakatan dalam kegotong royongan dan kesejahteraan keluarga untuk mendorong prestasi kerja lembaga kemasyarakatan dalam bidang pemberdayaan di Provinsi Kepri.

Adapun peserta dua kegiatan ini sekitar 70 orang. Ntuk kegiatan peningkatan kapasitas lembaga kemasyarakatan desa/kelurahan, untuk tahun ini diberi kesempatan kepada pengurus RT-RW desa. Karena tahun sebelumnya sudah dilakukan kegiatan yang sama dan pesertanya pengurus LPM dan pengurus lembaga adat desa.

”Rencananya tahun depan untuk pengurus PKK desa dan BPD (Badan Permusyawaratan Desa). Setelah itu lembaga desa lainnya,” jelasnya.

Di desa, kata dia, banyak lembaga yang harus sama-sama bisa membangun desa itu sendiri sesuai bidangnya masing-masing. Adapun lembaga di desa yakni, BPD, PKK desa, karang taruna, RT-RW, posyandu, lembaga adat desa, LPM di kelurahan.

Sedangkan kegiatan pembinaan dan pengembangan program pembangunan pemberdayaan masyarakat desa, peserta dari DPMDdukcapil kabupaten, tenaga ahli kabupaten dan pendamping desa. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here