Giliran Desakan Penundaan PON Papua, TC Atlet Kepri?

0
146
KETUA Umum terpilih KONI Kepri Usep Rahmat bersama pengurus cabor untuk persiapan menghadapi PON 2020 Papua, baru-baru ini.

JAKARTA – Setelah kompetisi Liga 1 dan 2 ditunda, kini giliran desakan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua yang ditunda. Sebelumnya, KONI Kepri sudah membahas untuk pemusatan latihan bagi atlet untuk mengikuti PON 2020 Papua.

PON diagendakan berlangsung 20 Oktober hingga 2 November 2020 di Papua. Seiring persiapannya, muncul virus corona yang kini menjadi pandemi. Penundaan dan pembatalan agendaagenda olahraga menjadi salah satu dampaknya.

DPR, melalui Ketua Komisi X, Syaiful Huda, sebelumnya telah meminta pemerintah untuk memberikan kepastian soal penundaan pelaksanaan multi ajang olahraga nasional tersebut. Hal ini tidak lepas dari terus bertambahnya jumlah warga Indonesia yang terkonfirmasi positif COVID-19 dari virus Corona, termasuk di Papua.

Menyikapi itu, Sekretaris Kemenpora Gatot S. Dewa Broto memberi respons. Ia menyebut, pihaknya menghormati apa yang disampaikan Komisi X DPR RI. Kemenpora pun terus berkomunikasi dengan PB PON untuk mencari solusi terbaik.

”Masalah PON yang kemarin sudah ramai, kami disampaikan pimpinan Komisi X,” kata Gatot dalam video conference dengan pewarta, Senin (30/3) lalu.

”Pada dasarnya kami menghargai apa yang disampaikan oleh pimpinan Komisi X. Kami saat ini pun terus berkomunikasi dengan pihak PB PON, untuk mencari tahu apa yang bisa dilakukan saat ini,” ucapnya.

Gatot juga tak menepis pandemi virus Corona memberi pengaruh pada persiapan panitia. Untuk itu, pemerintah akan membuat skenario plan A dan plan B menyikapi persoalan PON ini.

”Di level pusat pun, kami juga selalu berkomunikasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Hasilnya, mereka mengatakan memang suplai barang yang masuk (material) agak berkurang ke Papua sekarang,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Umum KONI Kepri Usep Rahmat sudah mempersiapkan langkah-langkah, untuk menghadapi PON 2020 di Papua. KONI Kepri bersama pengurus provinsi dan pelatih cabor menyepakati, Maifrizon Kadispora Kepri sebagai Ketua Satgas PON 2020.

Usep menyebutkan, Diperkirakan, atlet dan pelatih yang akan melaksanakan Pelatda berjalan, dan dilanjutkan dengan Pelatda penuh (TC), sebanyak 113 orang.

”Kita melakukan TC penuh bagi atlet yang lolos PON. Selain itu, ada try in maupun try out, untuk masing-masing cabang olahraga tersebut. Bisa dalam negeri, bisa luar negeri (negara tetangga),” sebut Usep, belum lama ini.

Kini, bagaiman rencana TC atlet Kepri tersebut? (net/fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here