GMKI Buka Rumah Pintar, Prestasi Siswa Meningkat

0
170
Para mahasiswa yang tergabung di Organisasi GMKI Tanjungpinang foto bersama siswa Rumah Pintar.

TANJUNGPINANG – Prestasi akademik siswa di daerah pesisir Senggarang terus meningkat sejak mahasiswa yang tergabung di organisasi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) mengajar anak-anak di sana.

Meski tanpa dukungan pemerintah daerah, mereka terus melanjutkan program Rumah Pintar. Mereka mengajar para siswa tingkat SD maupun SMP secara gratis dengan berbagai mata pelajaran. Program ini dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Ketua GMKI Tanjungpinang, Rediston Sirait didampingi pengurus lainnya membuka secara resmi program Rumah Pintar di Senggarang, Selasa (7/5) sore di sela-sela pembukaan. Proses belajar-mengajar dilaksanakan di salah satu rumah penduduk di Kampung Banjar Air Raja, Kelurahan Air Raja, Kecamatan Tanjungpinang Timur yang sudah dilaksanakan sejak 2017 lalu.

Rediston Sirait menuturkan, anggota GMKI Tanjungpinang menjalankan panggilannya di tengah-tengah masyarakat sebagai sarana terwujudnya kesejahteraan, perdamaian, keadilan, kebenaran dan cinta terhadap sesama.

Menurutnya, program ini sangat direspon baik oleh masyarakat di pedalaman. Mengingat akses menerima tambahan belajar dari luar yang sulit.

”Kami mendengarkan para orangtua yang senang anak-anaknya bisa didik mahasiswa. Sebab bila harus belajar di luar tentu memerlukan biaya,” ucapnya.

Informasi yang diterima dari para orangtua, beberapa siswa prestasinya juga meningkat signifikan. Dituturkannya, saat ini, siswa yang belajar di Rumah Pintar berjumlah 32 orang dan diyakini akan bertambah lagi.

”Bahkan kami menambah satu lokasi baru lagi, yakni di Lembah Purnama. Kini sudah sembilan siswa yang mendaftar,” ucapnya.

Berdiri sejak dua tahun lalu, ia menuturkan belum ada bantuan dari pemerintah. Mulai dari peningkatan sarana maupun perlengkapan bagi siswa di pedalaman tersebut.

”Meskipun pemerintah sama sekali tidak peduli terhadap kegiatan ini, kami tetap tulus dan mengabdi untuk masyarakat kota ini,” ucapnya.

Untuk diketahui, tenaga pengajar merupakan mahasiswa dari berbagai jurusan di berbagai kampus di Tanjungpinang. Diantaranya, Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan beberapa lainnya. (dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here