Gol Dianulir, 757 Kepri Tersingkir

0
345
Pemain 757 Kepri jaya ajukan protes atas keputusan wasit yang tak fair

PEKANBARU – Upaya 757 Kepri Jaya FC menuju Liga 2 musim 2020 kandas di babak 16 besar Liga 3 2019, Kamis (19/12) malam kemarin. Gol yang dicetak Nanang Supriyanto kapten 757 Kepri Jaya ke gawang KS Tiga Naga Riau dianulir, membikin tim laskar Melayu tersingkir dan gagal ke babak 8 besar.

Pertandingan KS Tiga Naga versus 757 Kepri Jaya FC di babak 16 besar Liga 3 2019 putaran nasional di stadion mini Tumpal Sinaga berlangsung alot, Kamis malam kemarin. Pertandingan yang disiarkan melalui live streaming ini disaksikan ratusan pendukung tim tuan rumah. Meski demikian, skuat 757 Kepri Jaya tak surut untuk melakukan serangan balik. Tak jarang Fait Ongge dan Ichtio serta Nanang mendapat tekel keras dari pemain KS Tiga Naga. Namun, wasit lebih banyak terkesan membiarkan pelanggaran tersebut.

Sementara, ketika Nanang berhasil melewati tekel lawan dan melewati satu pemain belakang Tiga Naga, serta mencetak gol, wasit justru menganulir gol tersebut. Wasit memberikan tendangan pagar di luar kotak penalti, bagi 757 Kepri Jaya FC. Keputusan tersebut sempat mendapat protes dari Nanang kapten 757 Kepri Jaya FC. Namun lagi lagi wasit mengabaikan protes tersebut. Bahkan, Nanang sempat bersitegang mulut dengan wasit di sela waktu istirahat azan Isya.

Menjelang babak pertama berakhir, Danu pemain belakang 757 Kepri Jaya FC melalukan sedikit kontak bodi dengan striker Tiga Naga. Wasit justru memberikan free kick bagi tim tuan rumah, karena Danu dianggap melakukan pelanggaran. Tendangan pagar ini berhasil ditepis kiper 757 Kepri Jaya FC. Tapi asisten wasit mengangkat bendera, karena dua pemain KS Tiga Naga lebih dulu terperangkap offside, sebelum menendang bola rebound ke gawang 757 Kepri Jaya FC. Skor sampai turun minum masih imbang 0-0.

Pertandingan babak kedua berlangsung cepat. Masing-masing tim saling membangun serangan. Hingga waktu normal pertandingan masih imbang, dengan skor 0-0. Skuat 757 Kepri Jaya FC lebih banyak bertahan sampai menunggu tambahan waktu 2×15 menit. Ironisnya, injury time pada pertandingan normal ini cukup lama. Sehingga tim tuan rumah mencetak gol ke gawang 757 Kepri Jaya FC pada menit ke-96. Usai tim tuan rumah KS Tiga Naga unggul di menit ke-96 ini, wasit langsung meniup peluit sebagai tanda pertandingan berakhir. Tim KS Tiga Naga menang 1-0 dan melaju ke babak delapan besar. 757 Kepri Jaya FC tersingkir.

“Mohon Maaf untuk masyarakat Kepri, langkah tim kebanggaan kita terhenti di babak 16 besar. Terima kasih atas dukungan dan supportnya dari semua pihak,” kata Benny official 757 Kepri Jaya FC mewakili manajemen.

“Kami kecewa dengan kepemimpinan wasit di laga babak 16 besar ini. Jelas berat sebelah, injury time pun sampai menit ke-96,” tutupnya usai pertandingan. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here