Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, bersama sejumlah pengusaha membuka Bazaar Imlek di Kota Tua Senggarang

SEJUMLAH pengusaha optimistik Tahun Ayam Api merupakan tahun kebangkitan ekonomi Kepri di pelbagai lini. Pengusaha galangan kapal, Hengky Suryawan, misalnya, memprediksi pertumbuhan industri shipyard tahun ini bisa menembus angka 20 persen. Tahun Baru Imlek 2568 disambut penuh gairah.

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dan pelaku usaha galangan kapal optimistis tertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan laba perbankan pada tahun ayam emas 2017 bakal lebih baik dibandingkan dengan tahun monyet 2017 lalu.

“Sudah ada tol laut. Biaya transportasi murah. Ekonom tumbuh di 2017 ini,” kata Hengky Suryawan, pengusaha galangan kapal di Kota Tanjungpinang dan Batam, kemarin.

Tahun 2013-2016, bisnis galangan kapal pasang surut. Tahun ayam api ini, prediksi pertumbuhan shipyard atau galangan kapal, bisa tembus mencapai 20 persen.

“Industri galangan kapal berharap mendapat dukungan penuh dalam mengembangkan industri galangan kapal dalam negeri, mengingat masih banyak kendala yang dihadapi. Tapi, kendala ini sudah bisa diatasi di tahun 2017 ini,” bebernya.

Ia sendiri, mengaku sejak September-Desember, pelaku bisnis galangan kapal sudah mendapatkan order. Baik pembuatan kapal perang maupun kapal penumpang. Baik orderan dari kementerian maupun swasta.

“Ekonomi tumbuh di tahun ini, juga ditandai naiknya indeks harga batu bara dunia mulai bergerak naik ke kisaran 60 dolar AS per ton naik jadi Rp 95 dolkar AS per tonya,” bebernya.

Ketua Kadin Kota Tanjungpinang, Bobby Jayanto, menjelaskan tahun ayam emas, sangat baik untuk buka usaha. Dan, pertumbuhan ekonomi juga akan naik seperti emas (naik).

“Tahun ayam emas ini, pemerintah dan negara harus menjamin keamanan.Supaya, para investor masuk. Tahun ayam emas ini sangat cocok untuk berivestasi atau membuka lapangan kerja baru,” tegasnya.

Ia melihat, perekonomian di Kota Tanjungpinang akan terus membaik. Dengan adanya penerbangan langsung dari Bandara Raja Haji Fisabilillah Kota Tanjungpinang ke Tiongkok, otomatis akan mengairahkan pertumbuhan ekonomi.Tinggal, para turis mancanegara, yang tiba di Kota Tanjungpinang, harus dijamin keamanya.

“Berapa banyak turis datang. Saya dapat informasi, Januari 2018 ini akan ada 18 penerbangan, luar biasa,” tegasnya. Kata di, dengan interkoneksi listrik dari Batma ke Pulau Bintan, dan ketersedian listrik sekarang, mulai ada investor yang melirik Pulau Bintan, untuk berinvestasi.
“Awal-awalnya, para investor bertanya, apakah listriknya sudah aman di Tanjungpinang.Kami bilang sudah aman,” tegasnya. (bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here