Gubernur Ajak Kades Tangkal Radikalisme

0
648
RAKOR: Gubernur Kepri H Nurdin Basirun saat mengikuti Rakor Teknis Kepala Desa dan Rapat Kerja Pemerintah Desa se-Kepri 2017, di Aula Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (18/7). f-suhardi/tanjungpinang pos

Rakor Teknis Pemerintah Desa se-Kepri 2017

Gubernur Kepri H Nurdin Basirun menegaskan Kepala Desa merupakan garda terdepan dalam upaya menangkal paham radikalisasi.

DOMPAK – NURDIN menjelaskan, paham radikal adalah ajaran yang menghapus sikap toleransi, sehingga masyarakat desa akan mudah terlibat konflik. Hal yang paling efektif untuk menangkal radikalisme adalah dengan memahami ajaran agama, memahami konsep 4 pilar kebangsaan dan melaksanakan program-program yang dapat mempertahankan rasa kebersamaan masyarakat desa.

Hal ini disampaikan Nurdin saat membuka Rapat Kerja Teknis Kepala Desa dan Rapat Kerja Pemerintah Desa se-Kepri 2017, di Aula Wan Sribeni Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (18/7). Pada Rakernis yang mengangkat tema ‘Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan Desa yang Bersih, Transparan dan Bertanggung Jawab dalam rangka Terciptanya Masyarakat Sejahtera’ ini, hadir seluruh Kepala Desa dan Sekretaris Desa se-Kepri. Jumlah peserta keseluruhan yang mengikuti acara ini 550 orang yang terdiri dari 275 Kepala Desa dan 275 Sekretaris Desa.

Baca Juga :  Bisa Periksa Empat Penyakit Kronis Secara Online

”Atas nama Pemerintah Provinsi Kepri, kami mengucapkan ribuan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh Kepala Desa dan Sekretaris Desa se-Provinsi Kepri yang telah bekerja keras dalam menyentuh pembangunan dan kesejehteraan di desa,” ungkap Nurdin. Nurdin mengaku selalu memantau perkembangan desa-desa di Kepri dengan berkunjung langsung. Kunjungan ini dimaksudkan untuk mengetahui permasalahan yang ada di desa.

”Kami jujur, selalu ke desa-desa. Saya sengaja tidak berkoordinasi dengan kepala desa setempat, bukannya tidak menghormati tapi semata-mata tidak ingin menyusahkan dan sekaligus bisa berinteraksi langsung dengan masyarakat dan mengetahui kebutuhan apa yang mendesak yang dibutuhkan masyarakat,” ujar Nurdin.

Baca Juga :  Warga Diajak Berburu Amal Kebaikan

Kepala desa saat ini memang memikul beban dan tanggungjawab yang cukup berat karena cepatnya perubahan zaman dan budaya. Perubahan ini membuat para kepala desa harus berpikir kreatif dan banyak melakukan inovasi. Oleh karena itu, Nurdin berharap sebagai aparatur pemerintahan di desa, para kepala desa harus bekerja ikhlas dan jangan merasa terbebani oleh tugas dan tanggung jawab yang semakin bertambah.

Nurdin bercerita bahwa pernah melakukan kunjungan ke Desa Rejai dan sangat terkesan dengan pembangunan yang dilakukan oleh kepala desa setempat. Jalan-jalan di desa telah dilakukan semenisasi sehingga mempermudah akses transportasi di daerah tersebut.

Baca Juga :  Nelayan Lingga Dapat Bantuan

”Kami dari pemerintah akan tambah semangat menambah anggaran desa bukan hanya di APBN tapi juga di APBD jika melihat pemerintah desa juga semangat dalam melaksanakan pembangunan. Pembangunan di desa adalah ujung tombak Pemerintahan Provinsi Kepri,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Pemprov Kepri, Sardison, menambahkan, Rapat Kerja Teknis Kepala Desa dan Rapat Kerja Pemerintah Desa se-Kepri 2017 dilaksanakan dalam rangka menyamakan persepsi tentang pembangunan desa.(SUHARDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here