Gubernur Beri Isyarat ke Raja Ariza

0
789
Raja Ariza (dua dari kiri) bersama Rektor Umrah salam komando dengan peserta rapat.f-istimewa

Calon Plt Wali Kota Tanjungpinang

Masa jabatan Wali Kota Tanjungpinang, dan wakilnya H Lis Darmansyah-Syahrul, tinggal menghitung hari saja. 16 Januari ini sudah habis masa kepimpinannya.

TANJUNGPINANG – Gubernur Kepri H Nurdin Basirun telah menyerahkan tiga nama calon Plt Wali Kota Tanjungpinang ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Ketiganya yakni Raja Ariza, Syamsul Bahrum dan Ahmad Izahar.

Informasi yang diterima Tanjungpinang Pos, Raja Ariza yang paling berpeluang dilantik menjadi Plt Wali Kota Tanjungpinang. Sebab, Lis terang-terangan menolak Syamsul Bahrum menjadi Plt, meskipun pelantikan Plt adalah hak Gubernur Kepri.

Kemudian, saat Gubernur Kepri menghadiri perayaan puncak hari jadi Tanjungpinang ke 234 tahun, Sabtu (6/1) lalu, Gubernur Kepri mengajak Raja Ariza hadir di tengah-tengah masyarakat.

”Bagi masyarakat yang tahu dan paham bahasa tubuh, hadirnya Gubernur didampingi Raja Ariza di puncak acara hari jadi Tanjungpinang tanda-tanda bakal ditunjuk jadi Plt Wako,” kata salah satu sumber, pejabat eselon II di lingkungan Pemko, namanya tidak mau disebutkan.

Kata sumber itu, Raja Ariza bakal menjadi Plt Tanjungpinang sampai ada pelantikan Wali Kota baru hasil pilkada 27 Juni mendatang.

Sementara itu, penasehat Gubernur Kepri, Andi M Asrun membenarkan kalau Gubernur Kepri telah mengirim tiga nama calon Plt Wako di Kemendagri.

Baca Juga :  Cafe dan Rumah Makan Tak Boleh Pakai Gas 3 Kg

”Saya sudah dapat informasi dari orang dalam Kemendagri, bahwa dari tiga nama yang diusulkan itu sudah disetujui satu nama dan tinggal ditandatangani mendagri,” kata Penasehat Gubernur Kepri, Andi M Asrun kepada Tanjungpinang Pos, via ponsel, Rabu (10/1).

Ditegaskannya, kemungkinan surat penetapan Plt Wako Tanjungpinang ini akan turun pekan ini dan paling lambat awal pekan depan. Namun, untuk siapa nama yang telah ditunjuk dan dipilih Mendagri dirinya belum mengetahui.

”Bila dilihat dengan tenggat waktu saat ini yang tinggal beberapa hari lagi akan berakhirnya masa jabatan Wako Tanjungpinang yakni 17 Januari ini, maka kemungkinan akan lebih cepat dari perkiraan,” ujarnya.

Menurutnya lagi, tidak mungkin terjadi kekosongan kepemimpinan di Pemerintahan Kota Tanjungpinang. Apabila terjadi kekosongan jabatan akan sangat riskan. Sebab, diketahui Kota Tanjungpinang ini akan menggelar Pemilihan Walikota sehingga harus segera diisi oleh Plt.

”Mendagri pastinya sudah memikirkan dan mengetahui hal ini. Namun saya sudah mengingatkan Sekda Kepri untuk menjemput bola dengan mendatangi Kemendagri dan menanyakannya,” katanya.

Sebelumnya, Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengaku telah mengirimkan tiga nama pejabat eselon II dilingkungan Pemprov Kepri, yang diusulkan sebagai calon Pelaksana Tugas (Plt) Walikota (Wako) Tanjungpinang ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Tiga nama pejabat tersebut yakni Asisten I Pemprov Kepri, Raja Ariza, Asisten II Pemprov Kepri Syamsul Bahrum dan yang ketiga Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Pemprov Kepri, Ahmad Izhar.

Baca Juga :  Dirazia, Bocah SD Terjun dari Lantai II

”Saya sudah mengirim tiga nama calon Plt Walikota Tanjungpinnag itu, belum lama ini. Bahkan penyerahan itu saya antar langsung ke Kemendagri,” kata Nurdin di kantornya.

Nurdin menambahkan, saat ini ketiga nama tersebut tengah dalam evaluasi dan digodok di Direktorat Jenderal (Ditjen) Otonomi Daerah (Otda) Kemengadri, yang memang membidangi hal tersebut, sebelum diajukan ke Mendagri dan selanjutnya disahkannya.

”Kalau saya, terserah kemendagri saja yang menilai dan yang dianggap paling layak untuk dipililh dari tiga nama pejabat itu. Saya juga tidak mau minta-minta atau melakukan intervensi dalam hal itu. Biarkan mengalir saja apa adanya,” ujarnya.

Ia juga mengharapkan siapa saja jadi Plt Wako nanti, tidak boleh berpolitik apalagi mendukung salah satu calon. Tetap harus netral dan tetap menjalankan roda pemerintahan sesuai relnya. Mengerjakan program kerja yang telah dianggarkan oleh Pemko dan DPRD dengan sebaik-baiknya. Kata dia, penunjukan pejabat Pemprov Kepri sebagai Plt Wako Tanjungpinang ini, akan dilakukan dengan cara yang profesional mungkin, tidak akan dicampuradukan dengan politik dan kepentingan pribadi.

Baca Juga :  Cabai Masih Rp 56 Ribu Per Kilo

”Saya akan memilih sesuai dengan kemapuan pejabat tersebut, dan tentunya pejabat ini sudah layak sesaui jabatannya. Sebab untuk menjadi Plt Walikota ini ada ketentuan dan kriteriannya,” tegasnya.

Sebelumya, Wali Kota Tanjungpinang H Lis Darmansyah, mengatakan siapapun Plt Wako Tanjungpinang, tergantung gubernur. Namun, ia mengharapkan tokoh yang menjadi Plt, bisa membantu komunikasi yang efektif dengan seluruh jajaran, mulai dari pejabat eselon II hingga pejabat eselon IV di lingkungan Pemko Tanjungpinang. ”Kita serahkan Pak Gubernur saja siapa yang akan dipilih,” bebernya.

Kata Lis, yang penting bisa berkomunikasi efektif dengan seluruh jajaran pegawai, demi untuk meningkatkan pelayan kepada masyarakat. Kata dia, seorang Plt Wako gaya kepemimpinanya pasti beda dengan saat mereka menjabat di Pemprov.

Kalau menjabat sebagai Plt selain berkoordinasi dengangan pejabat bawahannya, juga harus intens berkoordinasi dengan Pemprov Kepri. Sebab, Tanjungpinang adalah Ibu Kota Provinsi Kepri. ”Mudahan Plt bisa amanah menjalankan tugasnya nanti,” harapnya.

Masih kata Lis, Plt Wako juga harus bisa menjalankan program kerja yang sudah disusunnya di anggaran tahun 2018 ini, agar pembangunan tetap berjalan. (SUHARDI-ABAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here