Gubernur Gelorakan Bersatu Bangun Kepri

0
255
GUBERNUR Kepri H Nurdin Basirun, Arif Fadillah dan Syamsul Bahrum turut membantu menyiapkan makanan untuk korban banjir di dapur umum Tanjungpinang, kemarin. f-istimewa/humas pemprov kepri

TANJUNGPINANG – Gubernur Kepri H Nurdin Basirun kembali menggelorakan memperkuat persatuan dalam mempercepat pembangunan Kepri.

Dalam rangkaian aktivitasnya di penghujung pekan ini, ia menggelorakan semangat bersatu semua komponen masyarakat Kepri.

Nurdin mengibaratkan, proses pembangunan itu ibarat sebuah kapal yang bergerak ke tujuan tidak hanya dengan nakhoda. Namun semua tim berperan penting agar kapal tersebut tiba pulau harapan. ”Kita harus bersatu. Jangan merasa paling hebat sendiri. Karena untuk mencapai keberhasilan tentu perlu kerja sama semua pihak. Untuk mencapai kesuksesan kita tidak bisa sendiri. Dengan bersama-kita kuat,” kata Nurdin.

Demikian di antara rangkuman penyampaian Nurdin dalam aktivitasnya akhir pekan ini. Nurdin pada Jumat (18/1) malam menghadiri Pelantikan Pengurus Wilayah Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (PW-MABMI) Provinsi Kepri Periode 2018-2022 di Gedung Daerah Tanjungpinang.

Setelah itu, aktivitas pagi Sabtu (19/1) dimulai dengan rangkaian Safari Subuh di Masjid di Surau Nurul Islam Taman Bahagia, Tanjungpinang.

Usai Safari Subuh, Nurdin ke dapur umum Tanjungpinang untuk bantuan korban banjir. Di sini, didampingi Sekdaprov H TS Arif Fadillah, Nurdin ikut membantu petugas menyiapkan nasi goreng.

Ia didampingi Arif dan Asisten III Syamsul Bahrum ikut menyiapkan bumbu masakan untuk para korban banjir dengan mengupas bawang, memotong bawang dan lainnya.

Nurdin kemudian ke Batam untuk sejumlah aktivitas. Di antaranya menghadiri Musdalub HNSI Kepri di Hotel Sahid Batam Center.

Setelah itu, Nurdin beraktivitas di Dataran Engku Putri untuk menghadiri Pelantikan Ikatan Keluarga Manggarai Batam dan Pementaaan Seni Budaya Tarian Caci asal Manggarai NTT.

Nurdin kemudian menghadiri Wisuda STIMIK GICI Batam di Hotel Harmoni One Batam. Selesai dari wisuda, Nurdin ke Lapangan Sepakbola Batamindo untuk menyaksikan dan memberi motivasi kepada kesebelasan 757 Kepri Jaya.

Tim kebanggaan Kepri ini pada Rabu (23/1) nanti akan bertandang ke kandang Persija Jakarta dalam lanjutan Piala Indonesia.

Nurdin kemudian kembali ke Tanjungpinang untuk menghadiri Teluk Kriting Bersholawat di Masjid Ar Rahim Jalan Usman Harun. Minggu, (20/1) Nurdin memulai aktivitasnya dengan Safari Subuh di Masjid Quba IKPS Jalan Sei Serai Tanjungpinang.

Setelah itu, Nurdin menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Pelantikan Pengurus PERMASA Tanjungpinang-Bintan Periode 2019-2022 di Aula Poltekes Sei Jang. Nurdin kemudian menuju Karimun untuk menghadiri Kenduri Serantau.

Nurdin terus mengajak semua elemen masyarakat dengan perannya masing-masing untuk bersama-sama mensukseskan pembangunan di Kepri. Karena kebersamaan merupakan kunci sukses keberhasilan dan doa adalah pelancar segala niat dan tindakan.

”Tentunya yang paling utama keberhasilan pembangunan yang kita lakukan tak terlepas dari doa ibu bapak semua, bantu kami agar maksimal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab menjadikan Kepri ini lancar pembangunannya,” ujar Nurdin.

Soal pembangunan Nurdin mencontoh Teluk Keriting yang kini terus digesa pembangunannya. Pemprov Kepri yang sedang membangun proyek Gurindam 12 dan area Teluk Keriting sendiri masuk ke dalam agenda tersebut.

Selain memperbaharui dan menata rumah-rumah di daerah pesisir, sejumlah fasilitas juga akan dibangun, kemudian permasalahan banjir yang kerap terjadi juga akan segera dicarikan solusi agar ke depan dapat diredam.

Gubernur juga menyampaikan bahwa kebersamaan menjadi salah satu modal kuat untuk menyukseskan pembangunan. Masyarakat yang bersatu padu, penuh kedamaian membuat aktivitas pembangunan, investasi dan pariwisata terus bergerak ke arah kemajuan.

”Kita semua harus saling bekerja sama. Saling bahu membahu untuk kebaikan dan kemajuan. Kebersamaan yang baik ini menjadi keindahan Kepri,” kata Nurdin.

Kepada generasi muda, termasuk lulusan perguruan tinggi, Nurdin mengajak mereka untuk melanfaatkan potensi besar Kepri dengan berwirausaha. Dengan menjadi entrepreneur, peluang dan kesempatan yang besar itu bisa dimanfaatkan.

”Dengan menjadi entrepreneur atau wirausaha semuanya harus dikerjakan dengan sungguh-sungguh dan tekun, karena tidak bisa langsung berkembang tetapi dengan kegigihan dan semangat maka bisa terjadi,” kata Nurdin.

Tentang nelayan, Nurdin menegaskan bahwa pemprov ingin kehidupan nelayan di Kepri terus membaik. Salah satu upaya untuk peningkatan taraf hidup nelayan dengan memberi bantuan dan program yang tepat sasaran dan tepat guna. Komitmen ini terus dijaga dan diperjuangkan.

”Guna mewujudkan ini harus didukung semua pihak. Salah satunya Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI). Terlebih Kepri sebagai daerah kepulauan, nelayan kita harus hidup makin sejahtera,” kata Nurdin.

Perkembangan teknologi saat itu, juga mendukung pekerjaan nelayan. Karena itu, Nurdin ingin nelayan harus bisa memanfaatkan teknologi. Karena dengan teknologi, bisa membantu tangkapan ikan semakin banyak.

”Bagaimana nelayan kita bisa memiliki kapal tangkap modern. Syukur-syukur yang dilengkapi GPS. Sehingga membantu juga keamanan selama melaut,” kata Nurdin. (mas/ais)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here