Gubernur Hadiri Rembuk Nasional 2017

0
530
REMBUK NASIONAL: H Nurdin Basirun bersama kepala daerah di acara Rembuk Nasional. f-ist/humas pemprov kepri

Siapkan SDM Untuk Menjawab Zaman Digitalisasi

Gubernur Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun menghadiri Rembuk Nasional 2017 dalam rangka mengevaluasi tiga tahun Pemerintahan Predisiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Arena JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Senin (23/10).

TANJUNGPINANG – Kegiatan Rembuk Nasional 2017 ini diselenggarakan dengan mengambil tema ”Membangun Untuk Kesejahteraaan Rakyat”.

Kegiatan diawali dengan penayangan video kepemimpinan Jokowi yang bertekat untuk meratakan kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia melalui pembangunan infrastrukur yang merata diseluruh daerah.

Selanjutnya mendengarkan penyampaian rekomendasi dari 12 ketua bidang Rembuk Nasional yang sebelumnya telah mengawali dengan melakukan Rembuk Daerah selama satu bulan terakhir. Adapun Rembuk Daerah sebelumnya telah dilakukan di Palembang, Ambon, Surabaya, Manado, Bandung, Yogyakarta, Jayapura, Semarang, Jakarta, Makassar, Samarinda, Padang, Aceh, Medan dan Bogor.

Selama pelaksanaan Rembuk Daerah ini para ketua bidang masing-masing didampingi oleh 16 Rektor yang ditunjuk dari Universitas yang ada di seluruh Indonesia. Tujuan Rembuk Daerah sendiri untuk mendapatkan masukan dari setiap daerah yang kemudian disampaikan kepada Presiden dalam acara Rembuk Nasionaal 2017 kali ini.

Baca Juga :  Gubernur Ikut Nuzul Quran di Anambas

Acara dihadiri oleh para Menteri Kabinet Kerja, Panglima TNI, Kapolri, Para Gubernur se Indonesia, Para Rektor dari 16 Univeraitas se Indonesia serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya Presiden RI Joko Widodo mengatakan jika seluruh rekomendasi dari 12 ketua bidang yang ditunjuk, sangat baik dan membangun.

”Semua rekomendasi telah saya catat. Mungkin bisa saya pakai untuk Nawacita ke-2 nanti,” kata Jokowi disambut riuh rendah tepukan tangan para undangan.

Menurut Jokowi, cita-cita seluruh masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Marauke sama. Yakni ingin Indonesia maju dan sejahtera. Oleh sebab itu Jokowi meminta agar seluruh bangsa ini selalu mengobarkan semangat, ide, gagasan guna menjawab berbagai tantangan menghadapi persaingan global yang semakin sengit.

”Ingat dunia ini berubah dan berubahnya cepat sekali. Baru-baru ini saya berkunjung ke markas facebook, markas google, twitter fan terakhir saya masuk ke markas Alibaba Jeck Ma. Mereka sangat menguasai dunia digital dengan teknologi canggih yang digunakan. Kita juga harus segera berubah dan berinovasi, karena dari banyak dari kita yang belum sadar akan ketertinggalan ini. Makanya kita harus segera bangkit dan mengejar ketertingalan itu,” ujar Jokowi.

Baca Juga :  Raihlah Kemenangan dengan Jujur!

Hal ini, lanjut Jokowi menjadi PR bagi seluruh Universitas yang ada di Indonesia. Segera lakukan terobosan yang sedikit berani dengan membuka Fakultas yang relevan dengan saat ini, serta jurusan-jurusan yang tidak monoton itu-itu saja selama 30 tahun terakhir ini.

”Sebagai contoh. Sampai sekarang yang namanya Fakultas Ekonomi jurusannya masih hanya Ekonomi Pembangunan, Manajemen dan Akuntansi. Ini sudah usang, kenapa tidak ada yang berani berinovasi seperti membuka jurusan Toko Online, Fintech, Meme. Iya, ini jaman digital, sehingga kita harus berfikir ke arah sana. Kita harus siap ketika nanti 10 hingga 15 tahun ke depan tidak akan ada lagi transaksi offline, karena semua berubah online. Mau gak mau dan suka atau tidak, kita harus menyesuaikan,” kata Jokowi lagi.

Sementara itu Gubernur Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun mengatakan jika apa yang disampaikan Presiden Jokowi benar. Diera digital saat ini memang perlu segera disiapkan SDM yang siap dalam menghadapi globalisasi.

Baca Juga :  Cuaca Panas, 12 JCH Meninggal

Diakui Nurdin jika selama 30 tahun terakhir, hampir setiap Universitas hanya menyajikan kurikulum yang itu-itu aja, sementara seharusnya Universitas sudah memikirkan hal ini sejak jauh-jauh hari.

”Alhamdulillah kita di Kepulauan Riau sudah memulai dengan membuka Fakultas yang berbasis teknologi di Batam. Dan bahkan seluruh Indonesia akan terpusat kesana nantinya. Untuk hal ini kita bekerjasama dengan negara tetangga seperti Singapura. Setidaknya, hal ini kita sudah maju selangkah dari apa yang fikatakan Presiden baru saja,” kata Gubernur.

Kembali meneruskan ucapan Presiden, Gubernur mengajak masyarakat Kepri agar lebih tanggap dengan pesatnya perubahan yang terjadi di era globalisasi ini. Terutama perubahan sistem offline yang akan berintegrasi menjadi serba online.(SUHARDI-ABAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here