Gubernur Minta Dipromosikan

0
406
BERBINCANG: Gubernur Kepri H Nurdin Basirun berbincang dengan masyarakat saat berkunjung ke Lingga, belum lama ini. Di event PPTMA nanti, gubernur berharap semua pihak mensukseskannya. f-dok/tanjungpinang pos

Jelang Tamadun Melayu di Lingga

Untuk menyukseskan Perhelatan Pemuliaan Tamadun Melayu Antarbangsa (PPTMA) yang terpusat di Kabupaten Lingga, Gubernur Kepri H Nurdin Basirun meminta jajarannya untuk mempromosikan event tersebut.

BATAM – Nurdin juga mengajak seluruh masyarakat Provinsi Kepri turut menyukseskan rangkaian acara itu. Rencananya, kegiatan ini akan dilaksanakan 17-26 November mendatang.

”Saya mengimbau seluruh stakeholder berpangku tangan. Kita harus sukseskan bersama perhelatan Tamadun Melayu ini,” tegas Nurdin di Kantor Gubernur Pulau Dompak, Senin (30/10) kemarin.

Sementara Kepala Dinas Kebudayaan Pemprov Kepri, Yatim Mustafa, menyampaikan, dalam event PPTMA ini, Pemprov Kepri sangat mendukung sepenuhnya.

Hanya saja secara teknis, Pemkab Lingga menurut dia, sudah mengemasnya sebaik mungkin agar perhelatan akbar itu terlaksana dengan spektakuler.

”Kemarin kami sudah membahas ini dengan Pak Gubernur. Intinya Pak Gubernur minta Pemprov, kita, membantu menyukseskan. Baik mengirim peserta maupun mempromosikannya ke publik,” jelas Yatim.

Lebih jelas, melalui perhelatan PPTMA ini nantinya, Pemprov melalui Dinas Kebudayaan akan mengirimkan peserta tari Inai yang sudah diakui oleh Kementerian Kebudayaan RI.

”Secara teknis masalah transporasi dan sebagainya Pemkab Lingga sudah siap untuk hal itu,” jelas mantan Kadisdik Kepri tersebut.

Antisipasi Kekurangan Hotel, Siapkan Rumah Penduduk
Kecamatan Lingga adalah kecamatan yang menjadi titik pusat kegiatan Perhelatan Pemuliaan Tamadun Melayu Antarbangsa (PPTMA) yang dijadwalkan digelar 17-26 November 2017.

Untuk mensukseskan kegiatan ini, pihak kecamatan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pihak terkait lainnya telah melakukan rapat koordinasi kesuksesan PMTMA.

Salah satu persoalan yang dibahas adalah terkait tempat tinggal peserta.

”Karena akan ada kunjungan di atas 1.000 orang. Keterbatasan sarana dan prasarana seperti penginapan atau hotel akan dipersiapkan rumah-rumah penduduk sebagai tempat tinggal (homestay) peserta Tamadun Melayu,” kata Yulius, Camat Kecamatan Lingga, kemarin.

Untuk lurah dan kepala desa di wilayah kerjanya, Yulius meminta kerja sama yang baik dalam memperaiapkan homestay kepada peserta PPTMA apabila dibutuhkan.

”PPTMA bukan kami ikut meramaikan atau mensuksekan kegiatan. Lebih dari itu, kami berkewajiban menjaga nama baik kampung dari hal hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Yulius mengaku, sebagai tuan rumah perhelatan akbar ini, ia tidak ingin meninggalkan kesan yang jelek pada peserta PPTMA. ”Kami telah melakukan beberapa kali pertemuan dengan OPD terkait dan pihak lainnya untuk membahas segala teknis yang mencakup Kamtibmas, kebersihan, kerja sama, serta kekompakan seluruh lini baik OPD terkait, instansi keamanan, pemuda dan masyarakat dapat menyatu untuk persiapan event ini,” kata Yulius.

Selain ketertiban, keamanan, yang perlu mendapat perhatian adalah masalah kebersihan. Untuk kebersihan telah disepakati dengan masyarakat akan meningkatkan kegiatan gotong-royong.

”Dengan kebersamaan dan gotong-royong warga Kecamatan Lingga akan mensukseskan PPTMA 2017,” imbuhnya.(SUHARDI-TENGKU)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here