Gubernur Minta Pemko Tambah Lampu Jalan

0
555
Suasana sub terminal di Jalan Merdeka saat siang hari.F-suhardi/tanjungpinang pos

Malam hari Kota Tua di kawasan Jalan Merdeka dan sekitarnya masih kurang Penerang Jalan Umum (PJU). Apalagi Kota Lama adalah pusat bisnis tertua di Ibu Kota Provinsi Kepri.

TANJUNGPINANG – Bahkan Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mengkritik Pemko Tanjungpinang yang membiarkan kawasan tersebut kurang PJU. Kurang PJU di kawasan tersebut terlihat saat Gubernur meninjau kawasan Kota Tua, Jalan Merdeka Senin (22/1) malam. Ia didampingi Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Tanjungpinang Bobby Jayanto, Nurdin mendesak agar Pemko segera menambah penerangan jalan umum (PJU) di lokasi tersebut.

”Perlu penerangan, sayang kalau dibiarkan seperti ini kota seperti kota mati,” ucap Nurdin saat berada di Kota Tua jalan Merdeka malam itu.

Baca Juga :  Wako Perintahkan Baliho Bodong Digusur

Sebelumnya Nurdin, disambut antusias masyarakat yang mengunjungi pasar malam Imlek yang sudah beroperasi beberapa hari lalu itu. Turut hadir Asisten II, dan Penjabat Walikota Tanjungpinang Syamsul Bahrum dan Raja Ariza, dirinya tampak berdiskusi langsung dengan ketua Kadin terkait minimnya PJU di kawasan Kota Tua itu.

”Saya sudah minta Pemko untuk menambah, tapi belum juga ada sampai saat ini,” ucap Bobby berdialog dengan Nurdin.

Malam itu, Nurdin memilih jalan kaki keliling kawasan Jalan Merdeka. Dirinya bahkan menyempatkan diri belanja dan berdialog dengan pedagang motor toko (Moko) di lokasi yang baru saja diresmikan oleh mantan Walikota Lis Darmansyah belum lama ini.

Baca Juga :  Wujudkan Program Spektakuler Ojrockerstar Minta Dukungan Tanjungpinang Pos

Di sana pun, Nurdin terlihat masih melihat setiap sudut bangunan yang berdiri sangat minim PJU. Walaupun demikian, dirinya tampak sangat menikmati suasana malam di Kota Tua itu.

Sebelumnya, Ketua Kadin Tanjungpinang, kawasan kota tua sudah saatnya direvitalisasi menjadi kawasan yang tidak lagi monoton dari tahun ke tahun. Sebab, kawasan tua itu semakin tidak tertata dengan baik. Ruko warga yang tinggal di sana catnya sudah kusam. ”Kawasan kota tua sudah menjadi tempat wisata siang hari. Kalua malam hari kita harapkan bisa jadi tempat wisata juga,” bebernya singkat.

Baca Juga :  Ipemi Kota Tanjungpinang Ciptakan 30 Pengusaha Baru

Masih kata Bobby, kalau kota tua di sulap menjadi destinasi wisata dan kuliner malam hari, akan menjadi lokasi bakal banyak di datangi para turis atau warga pendatang.”Kalau daerah lainnya kota dua justru didatangi tamu-tamu dari luar untuk melihat keunikanya,” bebernya.(SUHARDI-ABAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here