Gubernur Minta Santri Kepri Siap Sambut Revolusi Industri

0
141
GUBERNUR Kepri H Nurdin Basirun bersama anak-anak saat menghadiri grandopening Pondok Pesantren Ummul Qurro, Tanjungpiayu Batam, Kamis (1/11) malam. f-istimewa/humas pemprov kepri

BATAM – Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mengatakan, dalam menghadapi revolusi industri 4.0, santri-santri harus berada di garda terdepan.

Keterlibatan pada santri dalam ilmu keagamaan, dan kuatnya budaya literasi di pesantren menjadi modal bagus menyambut revolusi industri.

”Mereka sudah ditanamkan moral agama yang baik. Harus terus diperkuat dengan komunikasi dan penguasaan teknologi yang terus berkembang,” kata Nurdin usai menghadiri Grand Opening Pondok Pesantren Ummul Qurro, Tanjungpiayu Batam, Kamis (1/11) malam.

Menurut Nurdin, pemerintah sangat serius dalam memperkuat pendidikan, terlebih pendidikan keagamaan di Kepri. Pembangunan sumber daya manusia, kata Nurdin, disejalankan memperkuat ilmu agama generasi penerus bangsa.

Nurdin pun mengajak masyarakat bahu membahu untuk terus mengembangkan ilmu pendidikan agama. Hal ini akan memperkuat iman dan taqwa sejak dini.

”Secara umum perkembangan ponpes, TPA, TPQ dan tempat pengajian di Kepri sudah cukup baik. Semuanya akan terus berbenah demi menyambut tantangan digital, juga menyiapkan generasi milenial dalam menyambut revolusi industri 4.0,” kata Santri of The Year 2018 ini.

Masyarakat terlihat menyemut menyambut peresmian ponpes ini. Di awal sambutannya, Nurdin menyampaikan rasa senang dan bangga dengan kemampuan santri-santri Ponpes Ummul Qurro. Terutama saat dilakukan uji petik Kitab Kuning dengan penguji dari Malaysia, Singapura dan Jakarta.

Di depan para santri dan masyarakat yang hadir, Nurdin mengatakan dirinya bukanlah ada apa-apanya tanpa seluruh masyarakat. Karena itu dia mengajak semua untuk bersama-sama memajukan negeri ini.

Nurdin kembali menegaskan bahwa tidak ada artinya jika infrastruktur dibangun tanpa melakukan pembangunan mental. Terutama di bidang keagamaan. Nurdin tak ingin negeri ini terusik ideologinya. Karena itu dia berharap para santri terus memperkuat NKRI.

Selama ini, mantan Bupati Karimun dua periode itu selalu memberi perhatian terhadap perkembangan santri di Kepri. Sehingga Nurdin juga diberi penghargaan sebagai Santri of The Years 2018 baru-baru ini. Dan sudah menjadi kebiasaan Nurdin setiap kali turun ke daerah di Kepri, dirinya berupaya bertemu dengan para santri dan menanyakan apa keperluan mereka yang bisa dibantu pemerintah. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here