Gubernur Ngotot Reklamasi Teluk Keriting

0
809
RENCANA REKLAMASI: Inilah kawasan Tepilaut yang akan direklamasi oleh Pemprov Kepri.f-adly/tanjungpinang pos

Gubernur Kepri Nurdin Basirun memiliki konsep yang berbeda dengan Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah dalam menata kawasan Tepilaut Tanjungpinang. Nurdin ingin agar ada ikon baru jadi tujuan wisatawan dengan mereklamasi Tepilaut, termasuk penataan permukiman di Teluk Keriting.

TANJUNGPINANG – Tepilaut nanti ingin direklamasi seperti Coastal Area Karimun. Direncanakan akan dibangun ikon wisata terpadu, ada mall, perhotelan dan sejenisnya.
Bahkan, infrastruktur pelabuhan internasional Sribintan Pura akan direlokasikan di sekitarnya.

”Nanti saya bilang sama Pak Wako Tanjungpinang,” kata H Nurdin Basirun, saat dihubungi melalui ponselnya, kemarin. Mantan Bupati Karimun dua periode ini, menjelaskan Pemprov melakukan reklamasi di kawasan Tepilaut tujuanya untuk menciptakan ikon baru di kawasan Tanjungpinang. Sambung Nurdin, reklamasi atau proses pembuatan lahan baru untuk memperbaiki suatu kawasan, bukanlah sesuatu hal baru.

Baca Juga :  TPU Batu 16 Segera Dipaving Blok

Reklamasi bisa memberikan manfaat pemasukan bagi daerah maupun mengembalikan keadaan lingkungan bagi kehidupan masyarakat selanjutnya. Ia mencontohkan Palm Island di Dubai adalah contoh aktual yang fenomenal dan legedaris bagaimana mengelola reklamasi pesisir dengan baik dan dimanfaatkan sebagai aset negara.

”Sudah banyak manfaat daerah direklamasi. Kepulauan Palm Island di Dubai menjadi proyek reklamasi tanah terbesar di dunia dan membentuk kepulauan buatan terbesar di dunia. Palm Island, adalah ikon yang mengerek Dubai menjadi magnet wisata global dan sukses menyedot devisa untuk Uni Emirat Arab. Mudahan Tepilaut bisa terwujud reklamasinya,” kata Nurdin, kemarin. Kata dia, dana reklamasi akan digunakan untuk APBD Pemprov Kepri. Soal pembangunan di kawasan nanti, ia serahkan kepada pihak ketiga.

Baca Juga :  Lis Terima Penghargaan

”Saya sudah bertemu dengan Pelindo. Pelindo juga mau mereklamasi sekitar pelabuhan,” tegasnya. Gubernur ingin pelabuhan seperti di Singapura. Masyarakat belanja di mal, turun dari mal sudah tiba di pelabuhan. Pelabuhan Sribintan Pura saat ini, warga terlalu jauh berjalan kaki. Lokasi parkir juga tidak memadai. Kata dia, saat ini krisis global, jadi sektor wisata yang bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). ”Tepilaut dipercantik kawasan Dompak dibangun, saya rasa Tanjungpinang ke depan jadi kota tujuan pariwisata,” haranya. Ia juga ingin menata kawasan Telukkriting jadi kawasan wisata. Ia sudah perintahkan kepala OPD terkait.(ABAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here