Gubernur Pertahankan TDL Batam

0
581

Gubernur Kepri H Nurdin Basirun memastikan tidak akan mengubah Peraturan Gubernur (Pergub) No 21 tahun 2017 tentang Penyesuaian Tarif Listrik Dasar (TDL) Batam.

TANJUNGPINANG – Ia menegaskan tetap memberlakukan tarif itu karena sudah sesuai dengan hasil pembahasan bersama DPRD, Pemprov Kepri dan PLN Batam yakni naik sebesar 45 persen dengan cara dinaikkan dua tahap.

Seperti diketahui kenaikan TLB ini dilakukan secara bertahap dimana untuk tahap pertama gubernur menetapkan sebesar 30 persen dan telah berlaku sejak pergub dikeluarkan pada Maret 2017.

Sedangkan kenaikan 15 persen lagi akan ditetapkan berikutnya dan disesuaikan dengan kondisi perekonomian di tengah masyarakat Batam.

”Saya sudah pastikan tidak akan mengubah Pergub 21 tahun 2017 tentang penyesuaian TLB itu,” kata Nurdin, Senin (15/5).

Pembahasan TDL Batam, tegasnya telah dilakukan selama lebih dari satu tahun oleh DPRD, Pemprov.

Bahkan dalam pembahasan itu juga melibatkan kalangan pengusaha, lembaga masyarakat dan juga dengan kalangan lainnya.

”Saya juga mengerti dengan kondisi saat ini. Itulah kenapa dalam pembahasan TDL Batam lama, sebab dilakukan kajian dengan matang dan mendetail. Bahkan mempelajari dan melihat dampak bagi masyarakat dan PLN sendiri juga,” kata Nurdin.

Bahkan dituturkanya, sebelum Pergub itu ditandatangani dan disetujuinya, terlebih dulu pihaknya telah meminta masukan Bank Indonesia (BI) Cabang Kepri dan instansi terkait lainnya dampak dari kenaikan itu.

”Kita tidak mau bayar listrik murah, tetapi listrik tidak ada sebab PLN tidak bisa produksi. Sehingga, dampaknya akan jauh lebih parah bagi perekonomian dan kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Apabila listrik tidak ada, maka akan mempengaruhi semuanya, seperti industri, perhotelan dan usaha-usaha lainnya bisa macet total. Sehingga, justru akan memperparah kondisi Batam dan akan semakin berat beban masyarakat, sebab masyarakat yang menanggung semua itu.

Itulah kenapa dirinya mempertahankan TDL Batam yang telah ditandatanganinya. Terkait, desakan dari kalangan masyarakat Batam agar ditinjau ulang Pergub tersebut, itu juga merupakan masukan bagi perintah Kepri dan telah dilakukan pembahasan.(SUHARDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here