Gubernur Pidato, Pegawai Malah Santai

0
595
BERSALAMAN: Gubernur Kepri H Nurdin Basirun bersalaman dengan pegawai pemprov usai apel, Senin (3/7) di Kantor Gubernur Kepri di Pulau Dompak. f-suhardi/tanjungpinang pos

Nurdin Marah saat Pimpin Upacara

Hari pertama masuk pasca libur panjang lebaran Idul Fitri, tak sedikit pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri yang telat datang apel yang dipimpin Gubernur H Nurdin Basirun, Senin (3/7) kemarin.

DOMPAK – Pantauan wartawan koran ini, sejak apel yang digelar pukul 07.30 WIB para pegawai masih ada yang terlihat santai di parkiran. Tak hanya santai di parkiran, tampak pegawai lainnya yang baru datang berjalan santai dan duduk di barisan paling belakang, sedangkan Nurdin saat itu sedang memberikan pengarahan. ”Saya heran ngelihat kondisi kita saat ini, sudah lah terlambat, masih jalan santai-santai, macam tak ade dose,” sindir Nurdin.

Tak menampik Nurdin, risih melihat kondisi disiplin pegawai di lingkungan Pemprov saat ini. Menurut dia, memang ada yang salah dengan sikap pegawainya saat ini. Kekurangan itu pun menurut dia, adalah kesalahan dari seorang kepala yang memimpin. ”Ini kesalahan kita, kesalahan saya dan para kadis, yang kurang memberikan pembinaan yang kurang pas untuk pegawai kita saat ini,” tambahnya

”Ini masalah menejemen yang salah, tapi ini semua adalah amanah buat kita, untuk terus berubah,” timpalnya dengan nada sedikit tinggi. Apel perdana itu pun, Nurdin meminta seluruh Kadis dan pegawai Pemprov tidak menggelar Halalbihalal di instansinya masing-masing. Nurdin menegaskan, seluruh instansi OPD langsung menjalankan aktivitas kerja seperti biasanya.

Nurdin bahkan menyinggung soal lambannya penyerapan anggaran tahun 2017 ini. Ia juga meminta agar seluruh Kadis bersinergi mencari formula baru, kreatif merancang kegiatan positif untuk pembangunan, bukan justru pasrah dengan kondisi ekonomi yang masih terpuruk saat ini.

”Kita harus mencari formula, tidak pasrah dengan kondisi seperti ini,” tegasnya. Sebentar lagi pembahasan APBD Perubahan tahun 2017, dilanjut dengan pembahasan rencana APBD murni tahun 2018. Sedangkan, pencapaian penyerapan kinerja OPD sampai triwulan dua ini, masih sangat minim sekali.

”Kita patut bersyukur dan terus mencari formulasi yang baru untuk masalah ini. Apalagi yang masih kurang, kehidupan kita sudah lengkap dengan fasilitas, punya jabatan bahkan punya great dari masyarakat biasa umumnya, seharusnya kita patut bersyukur dengan apa yang sudah kita miliki,” ucapnya demikian.(SUHARDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here