Gubernur Setujui UMK Anambas Rp 2.932.925

0
776
RAPAT: Kepala Dinas PMPTSP Pemkab Anambas Yunizar saat menjelaskan UMK pada rapat pengupahan.F-istimewa

ANAMBAS – UPAH Minimum Kabupaten/kota (UMK) untuk Kabupaten Anambas, telah disahkan oleh Gubernur Kepri H Nurdin Basirun.

Angka UMK yang disetujui sama seperti usulan dari hasil rapat dewan Pengupahan di Kabupaten Anambas yakni di angka Rp 2.932.925.

”Penandatanganan SK penetapan besaran UMK sudah dilakukan sejak Selasa (21/11). Hasilnya sama dengan apa yang diusulkan yakni Rp 2.932.925,” ungkap Yunizar, Kepala Dinas PTSP, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Anambas, kemarin.

Ia menyebutkan, pada umumnya setelah UMK ini disahkan maka perusahaan harus melaksanakan ketentuan tersebut.

Baca Juga :  PKBM Sarana Belajar Anak di Perbatasan

Setiap pengusaha, harus memberikan gaji minimal Rp 2.932.925. Seperti halnya pengusaha warung kopi sekalipun, harus memenuhi ketentuan tersebut.

Jika tidak sampai besaran tersebut dikarenakan ketidakmampuan perusahaan, maka bisa melakukan kesepakatan dengan pekerja.

”Kecuali kalau pengusaha tersebut tidak mampu membayar upah, yang sesuai dengan ketentuan. Maka bisa dicari kesepakatan, antara pengusaha dan pekerja,” ungkapnya lagi.

Sebelumnya,UMK Kabupaten Anambas tahun 2018 sudah ditetapkan dan disepakati melalui Rapat Dewan Pengupahan Kabupaten Anambas Senin (6/11).

Dari hasil rapat tersebut, UMK Kabupaten Anambas adalah sebesar Rp 2.932.925.

Baca Juga :  Polres Anambas Masih Kembangkan Kasus Narkotika

UMK tersebut naik sebesar naik sebesar Rp 235.690, dari UMK tahun 2017 ini yakni sebesar Rp .2.697.235.

Selain lebih tinggi dari tahun sebelumnya, UMK Anambas juga lebih tinggi dibandingkan dengan UMK Provinsi yang hanya sebesar Rp 2.563.875.

”Setelah disepakati dengan nilai Rp 2.932.925, maka nilai tersebut yang akan disampaikan ke gubernur untuk dilakukan verifikasi dan persetujuan,” jelasnya.(INDRA GUNAWAN)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here