Gubernur Yakin 757 Kepri Kembali ke Liga 2

0
217
GUBERNUR Kepri didampingi pelatih Ibnu Graham dan Kadispora Kepri Maifrizon memberikan arahan kepada pemain U-23, usai mengikuti seleksi skuat 757 Kepri Jaya FC, di Batam, Sabtu (10/2) lalu. f-ist/tanjungpinang pos

Ibnu Grahan Seleksi Ratusan Pemain U-23

TANJUNGPINANG – TAHAP awal, pelatih anyar tim Liga 3 Indonesia asal Kepri 757 Kepri Jaya FC Ibnu Grahan menyeleksi ratusan pemain U-23, di lapangan Batamindo, Batam, Sabtu (10/2) sore lalu. Selanjutnya, manajemen 757 Kepri Jaya FC akan melakukan seleksi pemain lokal di Bintan, Karimun dan Lingga. Gubernur pun yakin, tim laskar Melayu kembali ke Liga 2 di musim depan.

Seleksi pemain U-23 untuk skuat 757 Kepri Jaya FC ini langsung dihadiri Gubernur Kepri H Nurdin Basirun selalu pembina, Kadispora Kepri Maifrizon, Endi Maulidi dan sejumlah pengurus 757 Kepri Jaya FC lainnya. Peserta yang mengikuti seleksi mencapai 200-an orang. Mayoritas, pemain berasal dari klub dan SSB dari Kota Batam.

Dalam seleksi ini, pelatih Ibnu Grahan menyatakan, dirinya belum mengumumkan pemain yang lolos seleksi. Karena, seleksi pemain U-23 akan digelar di beberapa daerah lain, wilayah Provinsi Kepri. Pemain yang dipilih sesuai dengan kebutuhan tim.

”Pemilihan bakat-bakat ini nantinya berdasarkan beberapa kriteria. Di antaranya dilihat dari postur, mental dan pemahaman teknik,” ujarnya.

Setelah di Batam, seleksi lanjutan akan dilaksanakan di daerah-daerah lain di Kepri. Pemain yang terpilih akan dibentuk satu tim dan melakukan uji tanding dengan pemain 757 Kepri Jaya FC yang telah ada sebelumnya.

”Seleksi selanjutnya di Bintan, pada tanggal 16 Februari, Karimun 17 Februari dan Lingga pada 24 Februari nanti,” sebutnya.

Gubernur Kepri H Nurdin Basirun menyampaikan, seleksi pemain untuk tim U-23 Kepri Jaya FC ini bisa menjadi gairah baru, dan membangkitkan prestasi sepak bola di Kepri. Kemudian, bakat pesepakbola asal Kepri yang sebelumnya kurang dilirik, dengan hadirnya 757 Kepri Jaya FC akan mendapat kesempatan untuk diuji. Sekaligus bisa direkrut guna memperkuat klub 757 Kepri Jaya FC.

Nurdin berkeinginan agar tim sepak bola 757 Kepri Jaya FC didominasi oleh pemain lokal dari kabupaten/kota yang ada di Provinsi Kepri. Nurdin sangat yakin, banyak bakat pemain lokal yang bisa menjadi pemain profesional, jika dibina. Karena, secara postur dan kemampuan bermain, pemain lokal di Kepri banyak yang berbakat.

”Namun karena tidak ada kelanjutan dalam pembinaan sepak bola, maka mereka menjadi tidak berkembang. Diharapkan seleksi ini bisa ditemukan bakat lokal yang akan memperkuat 757 Kepri Jaya ke depan,” harap Nurdin.

Pemerintah menurut Nurdin, sangat mendukung perkembangan olahraga, apalagi cabang sepak bola di Kepri. Justru itu, pemerintah secara bertahap akan membangun stadion sepak bola kebanggaan warga Kepri, di Dompak, Tanjungpinang.

”Sekarang stadionnya sedang tahap lelang, Insya Allah segera dibangun secara bertahap pada tahun ini. Untuk tim 757 Kepri Jaya FC ini, saya yakin kita kembali berlaga di Liga 2 Indonesia, pada musim 2019 mendatang,” ujar Nurdin.

Coaching Clinic
Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mengadakan coaching clinic pemain 757 Kepri Jaya FC di Stadion Tumenggung Abdul Jamal, Minggu (11/2) pagi kemarin. Kegiatan dalam Festival Football for Kid and Youth Under 6 sampai dengan 16 tahun ini, dihadiri puluhan pemain SSB di Kota Batam. Kegiatan ini untuk memberi semangat kepada pesepakbola dari Batam. Nurdin meminta para pemain usia muda berlatih secara serius, agar kelak dapat menjadi generasi penerus di tim 757 Kepri Jaya FC.

”Ikuti instruksi pelatih dan jangan patah semangat,” kata Nurdin.

Para peserta coaching clinic dibimbing pelatih Jasper Richard, AFC Certified Football Coach Singapura. Sementara untuk game langsung di bawah bimbingan Mr Selvakumar Managinh Director Dynamique Consept. Para pelatih SSB di Batam juga memberi arahan game dan lainnya. (YENDI-SUHARDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here