Gubkepri Bawa Balada Pelaut ke Lapas Narkotika

0
948
CENDERAMATA: Kakanwil Hukum dan HAM Kepri Drs Bambang Widodo MM didampingi Kalapas Narkotika Klas II A Tanjungpinang Batu 18 Misbachudin menyerahkan cenderamata kepada Gubkepri Nurdin Basirun, Kamis (17/8) lalu.f-istimewa

KIJANG – Berbeda dengan hari-hari sebelumnya, suasana di Lapas Narkotika Tanjungpinang di batu 18, Bintan berubah meriah, Kamis (17/8) sore lalu. Suara tawa, dan senyum semringah terlihat jelas di wajah penghuni Lapas. Apalagi saat itu Gubkepri H Nurdin Basirun membawakan lagu balada seorang pelaut. Para warga binaan pun ikut berjoget bersama sejumlah pimpinan FKPD dan undangan lainnya. Hari Kemerdekaan memang berarti banyak bagi semua penghuni Lapas, utamanya lagi bagi yang mereka yang mendapatkan keringanan pemotongan masa tahanan atau remisi.

Baca Juga :  4.250-an Wanita Bintan Pelaku Industri

Pemberian remisi umum kepada narapidana dan anak didik pemasyarakatan dalam rangka Hari Kemerdekaan ke-72 RI memang dipusatkan di Lapas Narkoba, yang terletak di belakang Lapas Klas II A Tanjungpinang di Batu 18, Bintan Timur.
Hal ini disampaikan Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM Kepri Bambang Widodo melalui

Kalapas Narkotika Klas II A Tanjungpinang di Batu 18, Mishbahudin kepada Tanjungpinang Pos, kemarin. ”Ada sekitar 67 orang napi di seluruh Kepri yang langsung bebas,” kata Mishbahudin.

Dalam kesempatan itu Nurdin Basirun, membacakan sambutan Menkum dan HAM, setelah menyerahkan salinan SK Menkum HAM kepada perwakilan napi. Nurdin didampingi Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM Kepri Bambang Widodo, Kadivpas Alfi Zahrin Kiemas, dan Kalapas Narkotika Klas II A Tanjungpinang di Batu 18, Mishbahuddin.

Baca Juga :  Anggota TNI-Polri dan Masyarakat Tinjau Pulau Terdepan

Hadir juga Danrem, Danlamtamal, Sekdaprov serta unsur Forkopimda lainnya. Usai seremoni penyerahan SK, pidato dan santap siang, Nurdin pun beraksi di panggung dengan lagu balada seorang pelaut. Tak hanya menyanyi, Nurdin juga terkagum-kagum dengan hasil karya napi dan warga binaan di Lapas yang dipamerkan di Lapas Expo. Seperti miniatur kapal-kapalan yang dimasukkan di dalam botol. Tanpa ragu, Nurdin pun membeli sejumlah miniatur tersebut. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here