Gugatan 39 Karyawan PT TMB Ditolak MA

0
614
PUTUSAN MA: Chordelia Sitinjak kuasa hukum PT BIS memperlihatkan salinan putusan MA, tentang penolakan gugatan 39 karyawan PT TMB, kemarin. F-yendi/TANJUNGPINANG POS

TOAPAYA – Gugatan 39 karyawan PT Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB) ekskaryawan BUMD PT BIS, untuk menuntut pesangon ditolak Mahmakah Agung (MA), belum lama ini. Manajemen PT BIS berharap agar PT TMB memiliki itikad, untuk mengakomodir permintaan karyawan itu.

BUMD PT Bintan Inti Sukses (BIS) melalui kuasa hukum Cholderia Sitinjak SH MH dari Law Office Lubis, Sitinjak dan Rekan (LSR) dan Associates menjelaskan, tahun 2014 silam, Pemkab Bintan mengalihkan aset BUMD PT BIS kepada Pemko Tanjungpinang.

Aset yang diterima Pemko itu kemudian dikelola di bawah naungan PT TMB. Dalam pengalihan aset itu, sudah termasuk pelimpahan 39 orang karyawan.

”Namun, Tonik dan kawan-kawan dari karyawan PT TMB itu, mengajukan gugatan untuk minta pesangon kepada PT BIS. Mereka menggugat melalui kuasa hukum Urip Santoso,” jelas Chordelia, saat memberikan keterangan pers, di Pasar Tani Toapaya, Jumat (10/2) kemarin.

Gugatan awal disampaikan melalui Pengadilan Hubungan Industri (PHI) Tanjungpinang. PHI Tanjungpinang memutuskan, gugatan 39 karyawan untuk meminta pesangon sebesar Rp 2.399.504.486 kepada PT BIS itu ditolak. PHI memenangkan PT BIS.

”Tidak puas, karyawan PT TMB kasasi dan mengajukan gugatan ke MA Jakarta. MA sudah memutuskan, gugatan 39 karyawan PT TMB itu ditolak juga,” tegas Chordelia.

Chordelia mengungkapkan, putusan MA itu sudah ditetapkan akhir tahun 2016. Hanya saja, salinan putusan itu baru diterima oleh BUMD PT BIS, Selasa (7/2) lalu.

Putusan ini sudah diketahui oleh kedua belah pihak, baik kuasa hukum PT TMB maupun dari kuasa hukum PT BIS.

”Dari salinan putusan MA itu, tuntutan 39 karyawan untuk pembayaran pesangon terhadap PT BIS ditolak. Klien saya berharap, ada itikad baik PT TMB dan Pemko Tanjungpinang, untuk mengakomodir keinginan 39 karyawan PT TMB itu,” tutupnya. (fre)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here