Guru Bagai Barang Antik di PSB

0
529
DIAN FADILLAH

Oleh: Dian Fadillah,S.Sos
Bendahara Indonesia Organization Dance Sport (IODI) Kota Tanjungpinang

Aktivitas dunia pendidikan di Indonesia sudah mulai kelihatan kembali riaknya. Ini seiring dengan usainya libur panjang lebaran teurtama terhitung mulai 17 Juni sd 17 juli 2017. Perjalanan panjang itu bermakna dimulainya geliat memasukkan anak sekolah sebagai suatu sorotan penting. Mulai dari anak yang masuk SD, SLTP ataupun SLTA bak jamur di musim hujan. Sosok seorang gurupun mulai menampakkan wujudnya sebagai objek yang dicari-cari orang setiap orang tua/calon wali murid. Mulai dari kenalan lama, tetangga ataupun keluarga akan memanfaatkan momen syawal ini sebagai awal pentunjuk untuk anaknya tercinta.

Sang guru sebagai sosok yang menjadi guru bidang studi, tata usaha, guru bidang studi, ketua program studi, wakil kepala sekolah dan kepala sekolah tidak luput dari pencarian orang tua dimanapun berada. Terkadang timbul kebingungan dari beberapa guru untuk menerima atau menolak untuk membantu. Terkadang alasanpun dimunculkan akan takutnya dalam salah bicara salah terima sehingga menjadi pertimbangan dapat membantu sesame. Hentakan calon siswa siswi dan orangtua menuju ke sekolah dari semua kawasan perumahan tempat tinggal dari semua tingkatan dengan berbagai disiplin ilmu. Kegiatan tatap muka pembelajaran yang sudah lama terdiam membisu karena libur bersama lebaran dan libur sekolah. Ada yang menjadi siswa baru di sekolah baru dan ada pula kelas baru di sekolah yang lama (karena naik tingkat atau nakik kelas) ke kelas atau tingkatan atas. “Libur sudah usai, waktunya orang tua pusing dengan aktivbitas masuk memasukkan anak ke sekolah baru di tahun ajaran baru ini.

Menindak lanjuti aktivitas “ft er lebaran dan liburan’ yang sudah dilewati bukan hanya untuk oang tua yang bekerja sebagai PNS tapi juga untuk keluarga PNS dan masyarakat secara luas sudah menyelesai kan liburan lebaran dan mulai beraktivtitas untuk anaknya tercinta teutama kelangsungan pendidikannya. Karena liburan yang sudah lewat dapat bermakna semangat untuk diri pribadi, keluarga dan lingkungan tentunya dengan selesainya Jalan-jalan yang menjadi suatu kenangan yang menyenangkan dalam suatu kemasan kenanga. Semangat belajar untuk anak sekolahan dalam mencari ilmu pengetahuan dan menempa ilmu dengan segala kepositifannya membuat para orangtua pada tahun ajaran ini melakukan suatu gebrakan Luar biasa di Tahun ajaran baru 2017/2018 dengan melakukan hunting edukasi untuk pendidikan iondoneaia yang dilanjutkan dengan proses kegiatan pengantaran anak ke Sekolah.

Aktivitas rutin dia awal tahun ajaran ini tentunya dilakukan orang tua sampai selesai. Maskudnya adalah sampai anaknya mendapatkan sekolah di negeri atau di swasta dalam upaya itu sehingga guru guru di sekolah diburu, dicari-cari keberadaannya apakah di rumah atau di sekolah atau dimanapun untk dapat membatu keinginan orang tua. Ketakutan orang tua adalah bahwa anaknya tidak dapat sekolah di sekolah favorit sehingga terkadang melakukan hal hal diluar ketentuan. Operasi Tangan Tangan pun perlu dioperhatikan agar keinginan orangtua itu akan berdampak negative kepada guru dan elemen sekolah yang sudah membatu tewujudnya keinginan itu sehingga berujung penjara yang tidak dinyana-nyana. Janga spelekan hal itu karna wartawan dan tim saber pungli akan melihat itu sebagai suatu peluang kesalahan untuk berbuat yang tidak baik (apalagi ada embelan setelah itu). Keinginan luar biasa yang dilakukan sampai si anak mendapatkan pendidikan yang diinginkan dengan segera dan wajar di senin pada tanggal 17 Juli 2017 diikuti oleh seluruh siswa dan guru.

Kegiatan itu dilakukan dalam upaya mengwujudkan pendidikan terbaik untkk anaknya sehingga perlu dilakukan percepatan untuk kemajuan Pendidikan di Kota Tanjungpinang dan Indonesia sendiri dan sekitarnya dengan jadwal yang sudah ditetapkan oleh kementrian Pendidikan dan kebudayaan melalui Prov Kab Kota masing masing di masing-masing Sekolah. Sisi positif yang dapat dilihat adalah bahwa guru dan semua element di sekolah dapat membantu keluhan dan keinginan orang tua untuk sekolah anaknya teutama menuju the golden Child dalam usaha pembentukkan Akhlakul Karimah akan tetapi disiisi lain guru juga bisa menjadi objek sasaran kesalahan apabila penerimaan itu diluar ketentuan seperti nilai yang rendah yang dapat merugikan peserta didik lain yang seharusnya berhak. Komoditas pendidikan ini yang harus disikapi oleh masyarakat secara luas akan kehati-hatian kita bersama dalam bekerja sehingga tidak mendatangkan masalah nantinya.

Antisipasi aktif yang dilakukan dengan pemaknaan sikap yang cepat dan sudah dimulai dari saat ini dan say no to that. Hal terpenting yang perlu dipersiapkan oleh orangtua untuk anak anaknya adalah dengan menggiatkan mereka dengan ikut aktif dan berpikir bahwa orang tua punya keinginan untuk menuyesekolah anaknya ke jentang sekolah favorite akan tetapi si anak juga harus tahu bagaimanan nilai yang diperolehnya sehingga mendukung tugas orangtua dan tetap akan mencarikan solusinya meskipun di sekolah swasta. Hal itu membuktikan bahwa kita semua berhak untuk mendapatkan pendidikan yang terbaik untuk semua orang yang haru dibarengi dengan belajar giat sehingga menghasilkan nilai baik termasuk berpotensi dibidang non pendidikan ekskul dibidang Seni (Tari, Musik, lukis) dan Budaya sehingga kesibukkan anak yang positif itu akan berdampak positif untuk kemudahan ikut dijalur prestasi dalam penerimaaa murid baru disamping tidak lagi merepotkan orangtuanya nantui.

Akhirnya timbul nilai positif diri dari dalam untuk termotivasi secara mendalam : jiwa untuk dapat berkreasi dan mengaktualisasikan diri dan akan menjadi tujuan panjang masa depat yang perlu dipersiapkan secara seirus oleh siswa yang bersangkutan dan orangtua kelak membuat Kota tanjungpinang lebih baik dengan tingkat positif masyarakatnya yang religious menjadi daerah pendiudikan dan menjadi Barometer pendidikan masa depan Indonesia. Jangan galau dalam mendapatkan pendidikan terbaik untuk anak tercinta. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here