Guru Ciptakan Siswa Mandiri dan Terpelajar

0
536
MEMBERIKAN ARAHAN: Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang H Lis Darmansyah dan H Syahrul memberikan arahan kepada guru dan siswa. f-HUMAS PEMKO TANJUNGPINANG

HUT PGRI dan HGN Sekolah Diliburkan

TANJUNGPINANG – Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2017 yang disejalankan dengan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang diperingati, Sabtu (25/11) para guru dan siswa di Tanjungpinang di liburkan dari kegiatan belajar mengajar.

Acaranya senam sehat dan dilanjutkan dengan jalan santai yang diikuti dari perwakilan para guru dan siswa tingkat Paud, SD, SMP dan SMA se-Tanjungpinang.

Kegiatan ini bertema ”Membangkitkan kesadaran kolektif guru dalam meningkatkan disiplin dan etos kerja untuk penguatan pendidikan karakter”.

Ketua PGRI Kepri, HZ Dadang AG, meminta para guru selalu kreatif untuk menciptakan anak anak yang mandiri, terpelajar dan berkarakter.

Wakil Wali Kota Tanjungpinang, H Syahrul mengatakan, dengan bertambahnya usia oraganisasi PGRI diharapkan semakin memajukan dunia penididikan di Kota Tanjungpinang.

Selain itu, ia juga mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan setiap tahunnya tersebut. Meskipun harus diakui, Pemko masih belum dapat mengakomodir semua keinginan para guru.

”Saya dan pak wali salut sama Bapak-Ibu guru semua, terkhusus kepada guru berstatus honor, meski gajinya hanya Rp 300 ribu hingga Rp 400 ribu namun tetap semangat mengajar,” ujarnya.

Menurutnya, kontribusi ratusan guru honorer sangat luar biasa untuk pendidikan. Tanpa bantuannya, tentu proses belajar tidak selancar saat ini.

”Banyak prestasi yang sudah diaraih tak terlepas dari bantuan seluruh guru termasuk berstatus honor. Saya berharap agar ini dapat terus di tingkatkan sehingga Tanjungpinang cemerkang di masa mendatang,” tambah Syahrul.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah terkait kecilnya gaji guru honorer, pemerintah sudah mengingatkan di setiap sekolah untuk diperhatikan.

”Kita akan mencari formulasi lainnya,” ungkapnya.

Ia mengatakan, kedepan untuk membantu persoalan kesejahteraan guru honor, Pemerintah Tanjungpinang akan menambah biaya transportasi. Serta dalam satu tahun sekali memberikan intensif kepada guru-guru TPA dan TPQ.

”Paling tidak bisa membantu biaya transportasi dan ucapan terim akasih atas dedikasinya,” tuturnya.

Walaupun kondisi keuangan Kota Tanjungpinang belum begitu membaik, namun tetap akan berusaha mempertahankan apa yang sudah ada termasuk insetif dan biaya transportasi.(DESI LIZA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here