Guru Diingatkan Jeli Terhadap Siswa

0
298
Walikota Tanjungpinang H Syahrul menyerahkan piagam penghargaan kepada sekolah terbaik. f-istimewa

TANJUNGPINANG – Walikota Tanjungpinang H Syahrul berpesan kepada setiap guru agar jeli terhadap siswa. Bila menemukan siswa yang lemah, perlu dicari tahu kendalanya.

“Jangan-jangan siswa tersebut ada masalah dengan kesehatannya. Ini perlu dipastikan oleh pihak guru-guru,” ujarnya memberikan wejangan.

Hal ini disampaikannya dalam acara pelatihan dan pembinaan pengelolaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Dilaksanakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tanjungpinang di Aula Bulang Linggi, Senin (29/7) pagi.

Peserta kegiatan merupakan perwakilan setiap sekolah SD dan SMP sederajat di Tanjungpinang.

Selain itu, hadir juga narasumber dari berbagai sektor. Yaitu Dinas Pendidikan, Dinkes, Kesra Sekdako Tanjungpinang dan juga perwakilan Provinsi Kepri. Hadir juga dalam acara itu Wakil Walikota Tanjungpinang Hj Rahma.

Kadinkes Kota Tanjungpinang, Rustam menuturkan, belum semua UKS di Tanjungpinang masuk kategori maju. Masih ada yang sedang dan bahkan dasar.

“Melalui kegiatan ini sebagai bentuk penyegaran, kita ingin sekolah-sekolah kembali menghidupkan UKS. Menurutnya sangatlah penting, sarana pertama untuk memberikan pertolongan kesehatan di lingkungan sekolah,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, usai pembukaan acara.

Dituturkannya, sekolah yang UKS-nya maju terdiri dari berbagai indikator. Diantaranya, pendidikan kesehatan, mulai dari sikap atau prilaku ke arah yang lebih sehat. Pelayanan kesehatan berjalan, seperti pelaksanaan imunisasi serta lainnya. Kebersihan lingkungan sekolah maupun kantin serta ketersediaan sarana dan prasarana pendukung di ruangan UKS.

Dituturkannya, melalui kegiatan ini, peran pembinaan kesehatan di tingkat camat juga kembali diingatkan. Begitu pula di tingkat kota agar peran UKS di setiap sekolah maksimal.

Terkait sarana sekolah, H Syahrul mengakui belum semua memiliki stadar yang sama. Dicontohkannya, seperti satu wastafel atau tempat cuci tangan di setiap depan kelas. Ini pun harus diadakaan.

Belum lagi sarana lainnya, sesuai dengan ketentuan UUD nomor 23 tentang penyelenggaraan pemerintah daerah, perlu terus disediakan. “Ini yang terus kamis upayakan, perlu peran semua pihak,” tuturnya.

Terkait ketersediaan sarana, dituturkannya akan mengupayakan melalui APBD Pemko Tanjungpinang maupun APBN dan bila perlu CSR dari berbagai perusahaan. (dlp)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here