Guru Honor K2 Harus Bersertifikat

0
519
BUPATI Anambas Abdul Haris SH bersama anggota DPR RI perwakilan Kepri Dwi Ria Latifa foto bersama guru di Kecamatan Jemaja.F-ISTIMEWA

Nasib honorer Kategori Khusus (K2) tenaga pengajar di Anambas akan diperjuangkan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Namun, kendalanya banyak K2 yang belum tersertifikasi sesuai syarat yang diminta.

ANAMBAS – Hal itu bakal diperjuangkan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kepulauan Anambas melalui anggota DPR-RI perwakilan Kepri dan menunggu kebijakan nasional yang memihak terhadap guru yang mengajar di Kepri.

”Keluhan dari para guru honorer yang telah mengajar diatas lima tahun sudah ditampung. Persyaratan sertifikasi itu yang akan menjadi kendala, untuk pengangkatan menjadi ASN,” kata Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris, ketika usai melaksanakan kegiatan ramah tamah dengan seluruh guru yang bekerja di Kecamatan Jemaja, Jumat (27/7).

Baca Juga :  Imigrasi Layani Pembuatan Paspor Bagi Pasien Sakit

Hal ini dinilai penting, untuk disampaikan ke Kemanpan RB nantinya agar guru-guru itu bisa diangkat menjadi ASN nantinya.

Ia juga mengaku, dengan acara seperti ini bisa mendengar secara langsung keluhan para guru. Haris menyampaikan, Pemda akan meminta kepada Pemerintah Pusat untuk mendatangkan tim teknis penguji supaya guru-guru yang ada di Anambas bisa memperoleh sertifikat.

”Kita akan usulkan ke pihak tim Menpan RB, agar dapat melakukan studi dalam membantu para guru honorer memiliki sertifikasi,” ucap dia.

Sedangkan,anggota DPR-RI perwakilan Kepri Dwi Ria Latifa dari fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) turut menghadiri acara ramah tamah dengan para ASN dan honorer guru di Kecamatan Jemaja mengatakan, dirinya akan langsung melakukan koordinasi dengan pihak-pihak yang terkait di DPR-RI di komisi pendidikan.

Baca Juga :  Korban HIV Tinggi, Perlu Dilakukan Penyuluhan

Ia juga mengatakan, akan menggelar rapat bersama Menpan RB yakni pak Asman Abnur juga harus mempertimbangkan mutu pendidikan di sejumlah kabupaten di Kepri yang notabene di bawah pendidikan tingkat pusat seperti daerah Jakarta dan kota besar Indonesia lainnya.

”Saat ini kita juga menyerap aspirasi masyarakat, yang selalu dikeluhkan oleh para guru se-Kepri ke saya. Itu akan kita sampaikan ke Menpan RB melalui komisi pendidikan,”sebut Dwi Ria Latifa.

Selain itu juga, ia akan mendorong kepada Menpan RB dalam menentukan kebijakan secara nasional terkait hal tersebut dan tentu khususnya harus mempertimbangkan para guru yang mengajar di seluruh kabupaten/kota di Kepri.

Baca Juga :  Pemkab Minta Aktifkan 10 Tower Komunikasi

”Tentu nanti akan kita dorong kebijakan Menpan RB secara nasional, namun harus mempertimbangkan nasib para guru yang mutu pendidikan masih rendah dibandikan di daerah Indonesia yang sudah lebih baik,”tukas dia.(INDRA GUNAWAN)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here