Guru Honorer Hasil Seleksi Harus Paham IT

0
1205
SELEKSI: Proses seleksi guru dan pegawai TU saat berlangsung di Karimun belum lama ini yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kepri. Saat ini juga dilangsungkan ujian yang sama di Tanjungpinang. F-ISTIMEWA

Tanjungpinang – PROSES uji kelayakan oleh tim seleksi Dinas Pendidikan Provinsi Kepri terhadap 1.798 guru honorer dan TU sudah berlangsung. Ujian ini imbas dari peralihan kewenangan SMA/SMK ke pemerintah provinsi. Pelaksanaanya di Tanjungpinang di Aula SMNKN 1 Tanjungpinang, Rabu (1/2).

Salah satu yang ditekankan tim seleksi sepanjang uji kelayakan ini, para guru maupun tenaga pendidik wajib memahami serta mempraktikan ilmu tekhnologi (IT) saat aktivitas belajar mengajar di sekolah.

Kasubag Umum dan Kepegawain Disdik Kepri, Amrizal menjelaskan, proses uji kelayakan masih terus berlangsung di Tanjungpinang dan Bintan. Setelah dari sini, tim seleksi Disdik melanjutkan proses uji kelayakan di Kota Batam dan terakhir di Lingga sekaligus pelantikan kepala sekolah.

”Saat uji kelayakan, kami sangat menekankan bahwa mereka harus memahami fungsi IT, komputer serta internet, masak sudah jadi guru, lalu nanti di kelas siswanya yang lebih banyak tahu. Ini salah satu yang kita tekankan, kemudian masalah ijazah serta pengalaman mendidik,” jelas pria yang juga ketua tim seleksi ini, Rabu (1/2) kemarin.

Selain menaruh target, agar proses seleksi ini selesai di bulan Februari, ia pun menegaskan bahwa guru-guru serta tenaga pendidik maupun TU nantinya, tidak gelisah soal gaji mereka selama proses peralihan ini sudah diberlakukan.

Setelah SK Gubernur diberikan, Disdik tentunya kembali akan merancang kembali terkait jumlah besaran gaji yang akan ditanggung pemerintah provinsi setelah lulus uji kelayakan.

”Kami belum membahas masalah gaji. Memang pada awal pembahasan dengan dewan, alokasi anggaran untuk gaji guru honorer ini sekitar Rp 29 miliar. Kita upayakan gaji mereka paling tidak disamaratakan, namun tentu masih banyak pertimbangan tidak bisa sembarangan,” imbuh Amrizal

Para guru honorer dan TU yang lolos uji kelayakan ini, nanti mereka akan kembali mengajar di tempat asal daerahnya masing-masing. Dan bisa juga mereka nanti diminta untuk pindah ke daerah lainnya.(SUHARDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here