Guru SMK Cabuli Murid Sejak 2018

0
379
KASAT Reskrim AKP Efendri Ali (tengah) menunjukan tersangka dan alat bukti pelaku sodomi siswanya, kemarin. f-suhardi/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Jajaran Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Tanjungpinang berhasil menangkap seorang oknum guru SMKN di Tanjungpinang berinisial PDB (25). Ia ditangkap karena lantaran diduga menyodomi muridnya sendiri berinisial A (18).

Ironisnya, tindakan bejadnya dilakukan dirumahnya dan di rekam. Dan ini sudah dilakukan sejak 2018 lalu.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Ali mengungkapkan, kronologis kejadian berawal pada saat korban terlihat termenung sendiri di salah satu sudut sekolah, karena korban merupakan salah satu siswa pelaku.

”Dalam kondisi seperti itu, kemudian pelaku mencoba mendatangi korban ternyata ada masalah dengan teman di salah satu media sosial online,” ungkap Ali saat melakukan press rilis di Mapolres Tanjungpinang, Senin (12/8).

Lebih lanjut, Ali mengungkapkan, dengan kondisi korban seperti itu selanjutnya, pelaku malah memanfaatkannya dengan mengajak korban untuk melakukan tindakan asusila. Perbuatan asusila itu dilakukan sejak November 2018 sampai Mei 2019.

”Pada saat melakukan tindakan asusila, dalam segala bentuk (berhubungan badan) kemudian pelaku selalu merekam dengan menggunakan handphone,”ungkapnya.

Akibat kejadian itu, kemudian korban bersama orang tuanya langsung melaporkan kejadian ini ke Mapolres Tanjungpinang.

Berdasarkan dua alat bukti akhirnya, perbuatan tersangka memenuhi unsur tidak pidana asusila melakukan perbuatan cabul sesama jenis.

Adapun alat bukti yang berhasil dikumpulkan atau disita yakni satu laptop dan dua unit ponsel milik pelaku dan korban.

Polisi juga membawa seprai yang digunakan pelaku untuk melakukan tindakan bejadnya bersama korban.

Tersangka merupakan guru SMK yang sehari-hari mendidik mata pelajaran bahasa Inggris tersebut. Ia diganjar melanggar Pasal 289 KUHP tentang kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seseorang melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul, dihukum karena merusakkan kesopanan dengan hukuman penjara selama-lamanya sembilan tahun. (ais)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here