H Apri Sujadi Harapkan Pelajar Jadi Hafiz

0
297
RATUSAN pelajar SMPN 16 Bintan melaksanakan mengaji bersama selama 15 menit, sebelum belajar, Senin (8/1) lalu. f-yendi/tanjungpinang pos

Disdik Bintan Mencanangkan Program Mengaji 15 Menit

BINTAN – Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan mulai mencanangkan (launching) program mengaji/membaca ayat Suci Alquran dan kitab suci (bagi non muslim), sebelum belajar di setiap Sekolah Dasar (SD), MI, SMP dan MTS. Mudah-mudahan banyak pelajar Bintan yang menjadi hafiz, atau hafal Alquran. Begitu harapan Bupati Bintan H Apri Sujadi.

Program mengaji selama 15 menit sebelum belajar ini, merupakan instruksi Bupati Bintan H Apri Sujadi. Instruksi tak hanya ditujukan kepada Dinas Pendidikan Bintan. Tapi, langsung disampaikan kepada seluruh sekolah.

Hal ini pula yang menjadi perhatian bagi SMP Negeri 16 Bintan, Senin (8/1) lalu. Ratusan pelajar dengan mengenakan peci dan hijab bagi perempuan, duduk bersimpuh di halaman sekolahnya. Mereka membuka lembaran pertama Alquran, dan mulai membacanya. Meski duduk di atas tikar biasa, semangat pelajar tak kunjung surut. Mereka membaca ayat demi ayat Alquran, selama 15 menit.

Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 16 Bintan Nurcholis SPd mengatakan, pihak sekolah menyambut baik program membaca Alquran yang dicanangkan Disdik Bintan, atas instruksi Bupati H Apri Sujadi ini, pada pagi hari sebelum belajar. Karena, anak yang jarang atau bahkan tidak pernah membaca Alquran, mereka jadi terbiasa. Dengan kegiatan ini, hati guru dan pelajar menjadi tenang. Sehingga bisa menyerap pelajaran dengan baik, pada hari itu.

Di SMPN 16 Bintan, ternyata sudah menjalankan program salat duha berjemaah, sejak Juli 2017 lalu. Biasanya, salat berjemaah ini dilaksanakan di halaman sekolah. Jika hujan, pelajar dan majelis guru melaksanakan di musala, dan sebagian di ruangan kelas. Karena di musala, tidak bisa menampung seluruh siswa.

”Nah, mulai Januari 2018 ini, kami juga melaksanakan program mengaji. Usai mengaji, langsung melaksanakan salat duha. Kami menyambut positif program Pemkab Bintan ini,” ujar Nurcholis.

Kepala Dinas Pendidikan Bintan Tamsir SSi MSi mengatakan, program mengaji 15 menit sebelum belajar ini, dicanangkan secara serentak terhitung sejak semester genap tahun ajaran 2017-2018 ini. Program mengaji, salat duha dan tausiah agama selama 15 menit ini, diharapkan bisa membentuk karakter dan budi pekerti pelajar yang beragama.

Selain itu, program ini bertujuan untuk meningkatkan keimananan, ketaqwaan dan pendidikan karakter siswa/siswi SD dan SMP se-Kabupaten bintan. Sesuai instruksi Bupati Bintan H Apri Sujadi, seluruh pelajar diharapkan membaca minimal 1 ayat atau kitab suci sebelum belajar di kelas.

”Program ini ini dijalankan minimal 3 kali (hari) dalam seminggu. Program mengaji, salat duha dan tausiah agama ini dibimbing oleh masing-masing guru di sekolah,” jelas Tamsir, Selasa (9/1) kemarin.

Bupati Bintan H Apri Sujadi membenarkan, Pemkab Bintan sudah mencanangkan membaca Alquran, salat duha dan tausiah agama di setiap sekolah. Kegiatan ini untuk membentengi generasi muda (pelajar) dari perbuatan negatif.

”Mudah-mudahan, banyak pelajar Bintan yang jadi hafiz. Di masa sekarang, pelajar yang hafal Alquran (hafiz) lebih mudah mendapatkan beasiswa seperti melanjutkan kuliah kedokteran. Maupun yang ikut masuk tes kepolisian dan profesi lainnya,” tutur H Apri Sujadi. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here