H Syahrul Jadi Rebutan

0
853
PENGHARGAAN: Presiden RI Joko Widodo menyerahkan penghargaan Lencana Melati kepada H Syharul, belum lama ini. f-istimewa

Jelang Pilkada 2018

Seluruh kandidat calon wali kota (cawako) dan calon wakil wali kota (cawawako) yang berniat maju di Pilwako Tanjungpinang 2018, belum satu pun yang sudah menetapkan siapa pasangannya.

TANJUNGPINANG – Masing-masing kandidat masih melihat peluang akan berpasangan dengan siapa ke depan. Meski demikian, komunikasi intens tetap berjalan sesama mereka. Dari beberapa calon yang muncul, ternyata Syahrul merupakan cawako paling diincar dibandingkan banyak cawako lainnya. Ing Iskandarsyah (PKS) dan Ade Angga (Golkar) merupakan kandidat yang intens komunikasi dengan Syahrul.

Syahrul sendiri belum menentukan sikap. Syahrul sendiri beberapa waktu lalu memberi isyarat kalau ia tidak akan berpasangan dengan Lis Darmansyah. Ia juga belum menentukan sikap apakah memilih ade Angga atau Ing Iskandarsyah atau kandidat lainnya di Pilwako mendatang. Ade Angga mengakui sejauh ini dirinya hanya intens komunikasi dengan Syahrul. ”Kalau komunikasi dengan Pak Lis tetap jalan. Tapi tidak pernah membahas pilwako. Sama Pak Syahrul tetap terjalin komunikasi (pilwako, red),” ujar Ade Angga via ponselnya, kemarin.

Demikian juga dengan Ing Iskandarsyah mengaku komunikasi politik dengan Syahrul tetap Jalan. Sedangkan ke Lis Darmansyah sangat jarang. ”Kalau Secara pribadi, saya dengan Bang Lis tetap komunikasi. Kalau dengan Pak Syahrul, sudah pernah bahas,” kata Iskandarsyah, kemarin di Dompak.

Baca Juga :  KPU Tunda Penyerahan APK

Baik Ade Angga maupun Ing Iskandarsyah menegaskan bahwa mereka tetap maju sekaligus harus melawan pasangan petahana. Lalu, jika Lis-Syahrul tetap berpasangan, apakah dua pemimpin muda ini akan menyatu melawan patahana? Iskandarsyah mengatakan, tidak tertutup kemungkinan. Ade Angga juga mengatakan, Koalisi Anak Pinang tetap mengusung pasangan calon meski Lis-Syahrul tetap berpasangan lagi.
Dirinya dengan Iskandarsyah memang tidak pernah membahas pilwako ini. Namun, semua peluang bisa terjadi.

Apalagi, mereka sama-sama alumni SMAN 1 Tanjungpinang. ”Sebelum mendaftar ke KPU, semua peluang bisa terjadi. Dengan Pak Lis bisa terjadi, dengan Pak Syahrul bisa terjadi, dengan Bang Iskandarsyah bisa terjadi. Kalau Bang Iskandarsyah kakak kelas saya di SMAN 1,” jelas Ade Angga. ”Namun, untuk saat ini, komunikasi saya yang terus terjalin hanya dengan Pak Syahrul,” katanya mengulang.

Baca Juga :  Bawaslu Ajukan Rp 6,3 Miliar

Ade dan Iskandarsyah yakin, nama-nama yang akan berpasangan nanti akan mengerucut satu bulan lagi. Gambaran siapa saja yang akan berpasangan, sudah mulai terlihat. Lalu, apakah hanya dua pasang yang akan maju di pilwako nanti, belum bisa diprediksi mengingat saat ini sudah ada dua koalisi parpol di Tanjungpinang di luar PDIP, Hanura dan PAN. PDIP sendiri tanpa koalisi sudah bisa mengusung kandidat lantaran suaranya sudah mencukupi di DPRD Tanjungpinang.

Koalisi Anak Pinang (PPP, Golkar, Demokrat, PKPI) juga bisa mengusung sendiri. Koalisi Setara (PKS dan Gerindra) juga bisa mengusung sendiri. Sedangkan PAN, Hanura jika berkoalisi, bisa juga mengusung kandidat sendiri. Namun peluang Hanura dan PAN kemungkinan besar akan berkoalisi dengan PDIP jika tak mengusung kandidat sendiri. Yang buka pendaftaran cawako cawawako adakah PDIP, PPP dan Hanura. PDIP sendiri membuka pendaftaran secara tertutup. Sehingga tidak diketahui pasti siapa saja yang mendaftar.

Sejumlah kalangan menilai, Koalisi Setara akan menyatu dengan Koalisi Anak Pinang. Ini akan membendung kekuatan Patahana yang kemungkinan besar koalisi dengan Hanura dan PAN. Masyarakat lebih menginginkan Lis-Syahrul head to head. Namun, tak semua kandidat menginginkan hanya dua pasang yang maju. Sementara itu, pengamat politik Provinsi Kepri, Endi Maulidi melihat, masing-masing calon yang akan maju di pilkada, mulai melakukan manuver politik. ”Bakal calon yang akan maju, sampai saat belum aman. Karena, belum mendapatkan rekomendasi resmi dari DPP,” kata Endi Maulidi.

Baca Juga :  Sekeluarga Ikut Nyaleg di Pileg 2019

Mantan Ketua PKB Provinsi Kepri, melihat hanya Lis Darmansyah yang berada di titik aman. Sudah mendapatkan restu dari DPP PDIP. Dan, PDIP tanpa berkoalisi, sudah bisa mengusung calon sendiri. ”Calon lainnya masih bermanuver untuk mendapatkan rekomendasi DPP,” tegasnya.

Ia melihat, bisa saja nanti Lis menarik Ade Angga jadi wakilnya kalau Syahrul memilih berpasangan dengan Iskandarsyah. ”Atau manuver yang dilakukan Syahrul selama ini, hanya siasat saja untuk melemahkan parpol lainnya yang, akhirnya Lis-Syahrul tetap berpasangan lagi,” bebernya.(MARTUNAS-ABAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here