Hadapi Revolusi Industri 4.0, Perluas Layanan Kuliah e- Learning

0
227

DOMPAK – Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) melalui Biro Akademik Kemahasiswaan dan Kerjasama (BAKK) Menggelar workshop e-learning, Kamis (16/5) di Ruang Serbaguna lantai 3 Rektorat UMRAH, Dompak.

Kepala BAKK, Ary Satia Dharma sebagai ketua penyelenggara kegiatan ini menyampaikan laporannya bahwa kegiatan ini didasari oleh rendahnya Angka Partisipasi Kasar (APK) perkuliahan di Indonesia dibanding beberapa negara Asia seperti Malaysia, Thailand dan Korea.

”Menyikapi permasalahan tersebut, di era revolusi industri 4.0 ini mengharuskan negara untuk memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan pendidikan pada umumnya dan pendidikan tinggi pada khususnya melalui implementasi e-learning yang diterapkan pada seluruh kampus di Indonesia,” terang Ary dalam laporannya.

Dalam sambutannya saat mewakil Rektor UMRAH, Wakil Rektor I, Prof. Dr. rer nat. H. Rayandra Asyhar, M.Si mengharapkan workshop e-learning ini dapat memberikan pengetahuan, keterampilan dan motivasi kepada para peserta workshop untuk dapat mengimplementasikan pembelajaran secara elektronik, dapat melakukan integrasi Student Centre Learning (SCL) dengan pembelajaran e-learning, serta dapat menerapkan pembelajaran kontekstual.

”e-learning ini juga nantinya juga akan bisa diisi oleh dosen dari luar negeri untuk memberikan perkuliahannya. Tidak perlu lagi makan biaya besar untuk mendatangkan mereka kesini,” tambah Prof. Ray.

Kegiatan workshop ini diikuti oleh 100 orang yang terdiri dari 50 orang mahasiswa UMRAH, 45 orang dosen UMRAH, dan 5 orang dosen undangan dari kampus atau perguruan tinggi di Kota Tanjungpinang.

Istimewanya, workshop ini juga diikuti oleh tiga orang mahasiswa dari Perancis yang sedang mengikuti program Student Mobility Exchange di UMRAH.

Universitas Maritim Raja Ali Haji didirikan atas keinginan segenap warga Provinsi Kepri untuk memiliki Perguruan Tinggi Negeri yang akan menjadi tempat para pemuda dan pemudi di Bumi Segantang Lada ini memperoleh pendidikan tinggi dan ditempa menjadi pemimpin, wirausahawan, dan orang yang berguna bagi Kepri di masa depan.

Setelah melalui rangkaian proses yang panjang dimulai dari terbit SK Mendiknas No. 124/D/O/2007 tentang izin berdirinya UMRAH. (abh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here