Hadirkan 200 Pelaku UMKM di Kenduri Seni Melayu

0
94
HM Rudi SE,MM

BATAM – ‎Pemerintah Kota Batam akan melaksanakan Kenduri Seni Melayu (KSM) ke 20. Rencananya akan digelar, 1 sampai 3 November 2018 di Lapangan Engkau Putri, Batam. Pihak penyelenggara mengundang penyanyi Iyet Bustami.

Selama KSM berlangsung, pemerintah Kota Batam, melibatkan sekitar 200 UMKM. Diyakini, agenda parawisata yang juga disejelankan dengan rangkaian HUT Kota Batam, 18 Desember 2018 mendatang akan memberikan dampak bagi perekonomian melalui pelaku UMKM.

Wali Kota Batam, HM Rudi, Senin (29/10) mengatakan, pelaksanaan KSM ke-20 dan HUT Batam ke-190 akan banyak kegiatan digelar. Terlebih yang terkait dengan parawisata dan UMKM. “Ada bazar yang kita gelar untuk pelaku UMKM. Sekarang sudah 150 peserta yang mendaftar dari target 200 orang,” kata Rudi yang didampingi Kadis Parawisata Batam, Ardiwinata.

Keterlibatan UMKM itu dituturkannya, tidak memiliki target transaksi yang diperoleh pelaku usaha. “Kita hanya membantu untuk mereka membuka bazar. Tidak ada target transaksi. Kita bantu UMKM memperkenalkan produknya untuk tamu dari peserta mancanegara dan lokal,” sambungnya.

Diperkirakan beberapa peserta dari negara tetangga akan ikut hadir dalam KSM. Diantaranya, dari Malaysia, Singapura, Brunai Darussalam, Thailan dan untuk tahun ini, ada Cina. Diharapkan, peserta KSM dari mancanegara, akan memberikan perkembangan pembangunan di Batam, dalam mendukung parawisata.

“Akses perkotaan, seperti jalan sudah lebar. Mudah-mudahan bisa 2 juta lebih wisatawan tercapai. Sekarang triwulan III, sudah 1,45 juta orang‎,” kata Rudi.

Diantaranya, Pulau Putri yang disebut Rudi menjadi salah satu lokasi yang akan dikunjungi peserta KSM dari mancanegara. “Memang masih kosong, karena lagi membangun. Tapi kita akan bawa ke sana, biar mereka lihat keindahan alam di sana,” tutur Rudi.

Pada saat KSM digelar, Rudi mengajak seluruh paguyuban suku yang ada di Batam turut serta. Tujuannya, KSM bisa dinikmati seluruh masyarakat Batam. “Kita harap seluruh paguyuban di Batam hadir. Karena ini dalam rangka HUT Batam, jadi bukan hanya Melayu. Tapi seluruh elemen masyarakat, untuk menikmati KSM,” kata Rudi.

Terkait dana penyelenggaraan, Rudi mengakui ada bantuan dari pusat. “Ada bantuan dari pusat. Termaksud artis, akan dibantu membiayai Iyet Bustami. 18 Desember juga ada Gak Band Wali dan lainnya,” imbuh dia.

Plt Kadis Parawisata, Ardiwinata, mengungkapkan beberapa pertunjukan akan dilaksanakan selama KSM berlangsung yang diyakini sebagai daya tarik. Salah satunya gasing berputar selama 2 jam yang diperkirakan sebanyak seribu gasing. “Seribu gasing berputar selama dua jam,” beber Ardi.

Selain gasing, ada juga sejumlah seni budaya yang akan ditampilkan. Seperti puisi, seni lukis, tari dan lainnya. KSM sendiri diakui, saat ini sudah menjadi bagian dari 100 kalender parawisata nasional.(mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here