Hama Walangsangit Serang Padi Petani

0
57
TIM Balai Karantina Pertanian Kelas II Tanjungpinang meneliti tanaman yang diserang walangsangit. F-ISTIMEWA

ANAMBAS – Hama Walangsangit menyerang tanaman padi milik petani yang berada di Desa Bukit Padi Kecamatan Jemaja Timur Kabupaten Kepulauan Anambas. Hasil itu ditemukan, setelah Balai Karantina Pertanian Kelas II Tanjungpinang saat meninjau langsung di lapangan dengan mengambil 16 sample jenis tanaman, Kamis (3/5).

Tim juga melaksanakan kegiatan ini, sesuai dengan program yang mereka miliki dan menargetkan untuk mencegah serangan hama baik itu dari luar negeri maupun dalam negeri.

Mereka juga melakukan pemantauan secara langsung di lapangan, dan sekaligus mendata jenis hama yang ada di dua kecamatan yakni di Kecamatan Jemaja dan Kecamatan Jemaja Timur.

”Kita tinjau langsung di lapangan untuk antisipasi penyebaran Organisme Hama Tumbuhan Karantina (OPTK). Selain di Anambas, kita juga tinjau di beberapa kota lainnya yakni Kabupaten Bintan, Kota Tanjungpinang. Khusus tanaman padi di Jemaja Timur diserang hama Walangsangit,” ungkap Ir Khalid Daulai, selaku ketua Tim ketika melakukan peninjauan kepada wartawan, Jumat (4/5).

Khalid mengungkapkan, para petani harus menggunakan bibit tanaman yang memiliki kualitas yang baik dan sudah melalui uji kelayakan. Semua itu harus dilakukan, agar dapat menghindar dari ancaman serangan hama dari luar.

Selain itu. petani khususnya penanaman padi harus melakukan pencegahan dengan metode yakni penyemprotan racun secara merata, jerami padi harus dibakar karena akan terjadi bertelur hama walangsangit lalu harus melakukan penanaman padi secara serentak.

”Petani harus bisa memilih jenis bibit yang memiliki kualitas yang baik dan sudah diuji kelayakannya dan teknik pencegahan terjadinya hama harus dilakukan,” jelas Khalid.

Ia menyebutkan, 16 sampel jenis tanaman yang didata kemarin dan akan di uji ke laboratorium adalah jenis tanaman seperti tanaman padi, karet, kelapa, cabai, buah semangka, jagung, terong, jambu, belimbing, pare, ketimun. ”Semua jenis tanaman yang kami data akan diuji di Lab nanti,” ucapnya.

Sementara itu, Petugas Pelaksana Lapangan (PPL) UPT Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan Kabupaten Kepulauan Anambas di Kecamatan Jemaja Timur Miswanto Sp mengatakan, pihaknya sangat puas atas kedatangan tim karantina dan tim juga menyampaikan ilmu dan kajian.

Hal itu menjadi pengalaman pihaknya, ketika berhadapan dengan petani nanti. Diketahui, sejumlah petani juga ikut bersama melakukan peninjauan kemarin. ”Sudah tentu kita sangat suka sekali dengan peninjauan tersebut dan lagi pula kita dapat ilmu yang positif dari mereka,” sebutnya.

Sejauh ini para petani hanya bisa mengeluhkan dengan pihaknya, dengan datangnya tim tersebut, UPT sangat terbantukan dalam melakukan penjelasan dan memberi metode-metode antisipasi atau pencegahan terhadap serangan hama dan berkembangbiaknya hama itu sendiri.

”Harapan petani yang disampaikan kepada kami kemarin adalah petani mengharapkan kepada pemerintah daerah agar dapat memberikan bantuan bibit yang berkualitas dan diberikan pelatihan yang lebih lagi agar petani Anambas khususnya di dua kecamatan tersebut menjadi petani yang profesional,” pungkasnya. (end)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here