Hamid Prioritaskan 4 Sektor Pembangunan

0
500
BUKA FORUM: Bupati Natuna Hamid Rizal saat membuka forum Focus Grup Discussion (FGD) untuk rencana pembangunan Natuna ke depannya, kemarin. F-ISTIMEWA

NATUNA – UNTUK menyusunan kajian pembangunan di wilayah Natuna ke depannya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menggelar Focus Grup Discussion (FGD). Di wilayah kepulauan penting sekali dilaksanakan pembangunan di empat sektor diantaranya, geostrategis, ekonomi, perikanan dan pariwisata.

Bupati Natuna Hamid Rizal dalam sambutannya mengatakan, keinginan menjadikan Natuna sebagai fokus pembangunan yang memiliki potensi beragam harus segera terealisasikan.

Hal ini perlu adanya penyusunan pembangunan yang jelas, agar tidak ada tumpang tindik kegiatan dalam percepatan pembangunan di empat sektor itu.

Baca Juga :  Germas Hidup Sehat Jadi Program Jitu

”Agar kajian penyusunan pembangunan bisa terarah, perlu diselaraskan dalam satu tujuan supaya percepatan pembangunan Natuna bisa langsung dirasakan masyarakat,” kata Hamid Rizal, saat membuka acara FGD di gedung Sri Srindit, kemarin.

Ia juga mengatakan, Natuna merupakan satu kawasan terluar dan ancaman akan konflik laut di Indonesia. Sehingga, kapan saja Natuna bisa diserang oleh negara lain. Sebab, Kabupaten Natuna memiliki dengan Sumber Daya Alam (SDA) terbesar se-Asia Tenggara.

”Maka dari itu, Natuna perlu dikembangkan karena tidak dilihat dari penduduknya. Akan tetapi, dari wilayahnya yang terdiri pulau-pulau. Perlu adanya kekuatan, paling minimal perwira tinggi bintang satu,” ujar Hamid.

Baca Juga :  Masyarakat Bingung dengan BPJS Kesehatan

Sementara, narasumber dalam kegiatan itu Prof dr Sadu Wasistiono MSi mengatakan, ada empat alasan penting bagi Indonesia untuk Kabupaten Natuna diantaranya pertama dari posisi geostrategis yang kepulauan.

Kedua dari sisi ekonomi, ketiga dari sisi perikanan, serta yang keempat dari sisi pariwisata. ”Dengan adanya empat alasan tersebut, kita perlu menyatukannya dalam suatu kesatuan agar segala pembagunan di Natuna tercapai,” jelas Sadu Wasistiono.

Ia menambahkan, Kabupaten Natuna memiliki cadangan migas terbesar se-asia tenggara yang di prediksikan 222 triliun cubic (TCT). Sehingga, perlu adanya penyusunan pembangunan yang tertata.

Baca Juga :  Natuna Dinyatakan Terbebas Difteri

”Apalagi Natuna dengan memiliki SDA yang sangat besar di sektor Migas. Makanya perlu pembentukan program pembangunan yang terarah dan tepat sasaran,” tutupnya.(HARDIANSYAH)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here