Hamid Serukan Germas saat Apel

0
206
BUPATI Natuna Hamid Rizal ketika memberikan penghargaan bagi petugas kesehatan saat apel 17 bulan dan diselaraskan memperingati HKN ke-54. f-istimewa

Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna melaksanakan upacara 17 hari bulan, yang disejalankan dengan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-54 dengan tema ‘Ayo Hidup Sehat Mulai dari Kita’ di halaman kantor Bupati Natuna, Jalan Batu Sisir, Bukit Arai. Senin, 19 November 2018.

NATUNA – Tema tersebut sejalan dengan program Indonesia sehat, melalui pendekatan keluarga dan apel peringatan itu dipimpin langsung Bupati Natuna Hamid Rizal.

Dalam sambutannya, Bupati Natuna Hamid Rizal menjelasakan bahwa Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dan Program lndonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga yang menekankan pada upaya promotif dan preventif sebagai pendekatan pembangunan kesehatan.

”Sesuai dengan lnstruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017, GERMAS pada dasarnya adalah pendekatan kerjasama, kolaborasi, dan integrasi seluruh pelaku pembangunan baik pemerintah maupun swasta untuk melihat kesehatan sebagai investasi bangsa, guna meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas bangsa,” jelas Hamid.

Kondisi sehat maupun sakit adalah hasil perilaku masyarakat, namun kondisi sehat-sakit juga merupakan outcome atau dampak dari seluruh proses pembangunan yang sifatnya multi-sektoral.

Oleh karena itu, kerjasama dan kolaborasi multi-sektoral adalah sebuah keniscayaan dalam pembangunan kesehatan.

”Kalau saya berpendapat, sehat itu dinilai dari hati. Kalau hati anda sehat Insyaallah, badan anda akan sehat. Apa lagi makan yang tidak sehat, seperti yang berkolesterol tinggi. Harus kita jaga kesehatan kita mulai dari hati, jangan sampai merusak batin kita,” ujar Hamid.

Apa lagi saat ini, Kabupaten Natuna sedang menghadapi transisi Epidemiologi. Kondisi itu munculnya ancaman penyakit infeksi baru, sepertiflu burung, ebola, TB Resisten Obat, dan lain-lain.

Di sisi lainnya lagi, masyarakat masih dihadapkan pada masalah penyakit menular yang belum selesai, seperti Demam Berdarah, TB, Malaria, H lV/Al DS, Filariasis, Kecacingan, dan lain-lain.

”Kita harus menyadari bahwa tantangan di depan kita semakin berat, semakin luas, dan semakin kompleks. Solusi terhadap berbagai permasalahan, tadi tentu memerlukan kepemimpinan yang kuat serta manajemen yang handal, kolaborasi multi-sektor harmonis, dan monitoring evaluasi pembangunan yang terstruktur dan sistematis. Saya sangat berharap, muncul berbagai inovasi baik di tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, sampai dengan puskesmas, guna menyelesaikan berbagai tantangan pembangunan kesehatan yang sedang kita hadapi,” paparnya.

Selanjutnya acara pembagian hadiah dan MoU dari BPJS Tanjungpinangpinang. (HARDIANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here