Hanya 2 Kursi, PPP Buka Pendaftar Cawako

0
266
SAMBUT: Hasan bersalaman dengan Ketum DPP PPP Muhammad Romahurmuziy saat melakukan kunjungan kerja di Tanjungpinang, tahun lalu. F-dok/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Meskipun hanya memiliki dua kursi di DPRD Tanjungpinang, PPP tak mau kalah dengan Partai Hanura memiliki empat kursi di DPRD Kota Tanjungpinang, membuka pendaftaran calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang untuk pilkada 2018. Menurut Ketua Ketua DPC PPP Kota Tanjungpinang, Hasan dalam waktu dekat ini, DPC PPP Kota Tanjungpinang akan membentuk tim panitia pendaftaran calon Wako dan Wawako Tanjungpinang.

”Minggu-minggu ini, kita akan bentuk tim panitia pendaftaran Wako dan Wawako Tanjungpinang. Tim panitia yang akan kita bentuk, adalah dari kader kita sendiri (PPP, red),” kata Hasan kepada Tanjungpinang Pos, Selasa (11/7).

Kata dia, setelah dibentuk, anggota DPRD Kota Tanjungpinang perwakilan dari partai PPP ini, akan melaporkan ke DPP PPP di Jakarta. Intinya bahwa di DPC Kota Tanjungpinang telah membentuk tim pendaftaran calon Wako dan Wawako Tanjungpinang. Tujuanya, supaya ada masukan serta saran dari DPP PPP untuk tim panitia pendaftaran calon Wako dan Wawako Tanjungpinang nanti.

”Karena kita (PPP, red) mau Mukernas di Jakarta, tanggal 19 Juli 2017 ini,” ucap dia. Selain melaporkan sudah terbentuknya tim panitia pendaftaran calon Wako dan Wawako Tanjungpinang, ia akan melaporkan kondisi politik di Tanjungpinang. Mulai dari figur calon kepala daerah Tanjungpinang, yang mencuat ke publik dan isu politik lainnya.

Kata dia dari laporan yang disampaikannya ke DPP PPP nanti, ia mendapat saran serta masukan ke DPP PPP seperti apa.Saran atau masukan apapun yang disampaikan oleh DPP PPP, dia akan menjalankan dan menerapkan di Tanjungpinang. Supaya roda kepartaian dari pengurus partai PPP di pusat hingga ke bawah bisa berjalan semestinya.

”Karena ini harapan kita semua,” terangnya. Sambung dia, PPP tetap berkoalisi dengan parpol lainya. Minimal membutuhkan 4 kursi tambahan di DPRD Kota Tanjungpinang karena PPP yang baru memiliki 2 kursi di dewan.

”Syaratnya bisa mengusung minimal paslon memiliki dukungan 6 kursi dari parpol,” tegasnya. Kata dia kalau komunikasi politik dengan partai lainya sudah dilakukan. Hanya saja, ia belum memutuskan parpol mana yang akan diajak untuk koalisi. Sehingga sama-sama untuk mengusung pasangan calon Wako dan Wawako Tanjungpinang di tahun 2018 mendatang.

”Kita tunggu dari hasil Mukernas PPP. Apa perintah DPP yang perlu kita jalankan,” sebut dia. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here