Hanya 23 ODGJ Dapat Hak Pilih

0
136
HARIS Daulay komisioner KPU Bintan menyosialisasikan peraturan Pemilu 2019, belum lama ini. f-yendi/tanjungpinang pos

BINTAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bintan telah memasukan 23 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), ke Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan kedua (DPTHP2) Pemilu serentak 2019 mendatang.

Komisioner KPU Bintan Divisi Perencanaan dan Data Haris Daulay mengatakan, awalnya KPU Bintan mendapatkan masukan data ODGJ di 10 kecamatan sebanyak 160 orang. Namun setelah diverifikasi ulang, hanya 23 orang yang memenuhi syarat dan masuk ke DPTHP2.

”Hanya 23 ODGJ yang dapat hak pilih. Karena mereka semua telah memenuhi syarat, dan pihak keluarganya juga mengizinkan,” ujar Haris, Kamis (20/12) kemarin.

23 ODGJ tersebut, kata Haris, sebanyak 16 orang memang sudah masuk ke dalam DPTHP sebelumnya. Mereka semua merupakan dari kalangan orang yang terdata dalam Pendampingan Minum Obat (PMO), dan 7 ODGJ merupakan pemilih baru yang telah memenuhi syarat.

”Jadi, dari 23 ODGJ ini, 16 orang itu terdata PMO. Tapi mereka sudah masuk DPT sebelumnya. Hanya saja mereka harus terus konsumsi obat kalau obatnya habis kumat lagi. Kalau 7 ODGJ itu lah yang baru kita masukan ke DPTHP2,” jelasnya.

Sedangkan 137 ODGJ lainnya tidak dapat dimasukan ke DPTHP2, karena tidak memenuhi syarat. Baik indetitas maupun lainnya.

”Kayak di Kecamatan Tambelan. ODGJ di sana tidak dapat dimasukan ke DPTHP2,” ucapnya. (fre/aan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here