Harga Ayam Naik, Omzet Pedagang Turun

0
43
Pedagang ayam potong di Pasar Baru Tanjungpinang saat menunggu pembeli, Jumat (7/12) pagi. f-raymon/tanjungpinang pos

Sejumlah pedagang ayam potong di pasar tradisional Tanjungpinang mengeluhkan tingginya harga jual daging ayam. Akibatnya penjualan mereka pun turun drastis.

TANJUNGPINANG – Mereka berharap agar harga ayam potong kembali normal. Supaya omzetnya kembali meningkat karena banyak warga yang membeli.

Salah satu pedagang, Jusri mengaku tingkat penjualan ayam mengalami penurunan sejak harga ayam naik satu bulan terakhir ini.

”Ada penurunan pembeli atau omzet kita turun hingga 25 persen,” kata Jusri, kemarin.

Kata Jusri harga daging ayam naik bervariatif antara Rp3000 hingga Rp7000 per Kg. Sekarang harga ayam naik hingga Rp45 ribu per kg, tergantung di pasok ayam dari mana. Kalau daging ayam dari pulau jawa harga di pasaran Rp45 ribu per kg, tapi kalau daging ayam dari lokal Tanjungpinang kisaran Rp41 ribu per Kg.

”Kalau ada perayaan keagamaan seperti Natal atau Idul Fitri, harga ayam pasti naik. Diperparah lagi kondisi stok ayam potong di tingkat peternak juga sering mengalami kekosongan, kadang-kadang kita harus pesan dari luar daerah,” katanya.

Ia mengaku, sejak harga ayam potong naik, pembeli turun atau sepi yang belanja. ”Dulunya dagangan kami habis. Sekarang banyak yang sisa, terpaksa kami masukin ke dalam lemari es untuk dijual besoknya lagi”, ujarnya.

Pantuan di Pasar Baru, harga bawang merah India juga mengalami kenaikan, dari Rp18 ribu sekarang menjadi Rp28 ribu per kilonya. Begitu juga harga bawang jawa Rp 28 ribu per kg, sekarang naik menjadi Rp38 ribu per kg. (RAYMON)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here