Harga Ayam Potong Naik

0
46
PEMBELI memilih dan antusias membeli daging ayam, meski mengalami kenaikan harga Rp 2 ribu per kilogram. Saat ini, harga ayam potong di Pasar Bestari Bincen mencapai Rp 40 ribu per kilogram. f-andri/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – TIGA hari menjelang hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah, ayam potong mengalami kenaikan harga mencapai Rp 2 ribu per kilogram, Senin (11/6). Sementara, harga daging beku (es) masih stabil.

Sebelumnya, harga ayam potong hanya Rp 38 ribu per kilo. Sekarang harga ayam potong sudah mencapai Rp 40 ribu per kilo. Likan, seorang penjual ayam potong di Pasar Bestari Bincen Tanjungpinang, mengatakan, kenaikan harga ayam potong dikarenakan pasokan dari kandang ke pasar, mulai berkurang.

Kondisi seperti ini, menurutnya, hal yang wajar saja. Sedangkan stok ayam di kandang yang belum disembelih, berkurang akibat permintaan pasar. Ayam potong diambil dari Km 14 dan daerah Kijang. ”Kalau dari kandang, harga ayam sudah naik. Otomatis kita jual ayam potong di pasar, harga naik. Ini sudah hukum dagang,” kata Likan kepada Tanjungpinang Pos di Pasar Bestari Bincen Tanjungpinang, Senin (11/6).

Selain itu, hati serta ampela atau empedal ayam juga terjadi kenaikan Rp 2 ribu per kilo. Pasalnya, harga awal hati serta ampela kisaran Rp 33 ribu sampai dengan Rp 34 ribu per kilo. Sekarang, harga hati serta ampela sudah mencapai Rp 35 ribu per kilo.

Ia tidak bisa memprediksi, apakah ayam potong, hati serta ampela bakal terjadi kenaikan harga lagi atau tidak. Karena menurutnya, semua ini tergantung dari stok ayam di kandang, dan tingkat kebutuhan masyarakat mengkonsumsi ayam. ”Kita lihat nanti ya, naik atau tidak ayam potong ini. Saya tidak bisa pastikan. Semua ini tergantung kondisi nanti,” sebut dia.

Berbeda dengan harga daging beku, yang dijual Herman. Hingga saat ini harga daging beku masih dalam kondisi stabil. ”Masih seharga Rp 95 ribu per kilo. Harga daging beku ini, memang sudah lama segitu,” kata Herman.
”Daging segar kemungkinan naik, dalam beberapa hari ini. Bisa mencapai Rp 145 ribu lagi per kilogram,” tambahnya. (ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here