Harga Bawang dan Cabai Masih Tinggi

0
614
MENUNGGU PEMBELI: Salah satu pedagang di Bincen menunggu pembeli di kiosnya. F-Andri Dwi S/TANJUNGPINANG POS

TANJUNGPINANG – Harga bumbu dapur seperti bawang merah, cabai serta sayur-mayur kini lebih mahal dari harga biasanya. Hal itu terlihat di Pasar Bestari Bincen Tanjungpinang yang dituturkan pada pedagang. Diungkapkan, Yudi Pedagang Pasar Bestari Bincen Tanjungpinang bahwa harga bawang merah India kini mengalami kenaikan lebih dari 100 persen.

Dari sebelumnya Rp 10 ribu kini naik menjadi Rp 18 sampai dengan Rp 24 ribu per kilo. Ia mengaku, tidak mengetahui pasti penyebab kenaikan harga bawang merah India tersebut. ”Kemungkinan tak dapat izin mengirim bawang ke sini,” ucap dia kepada Tanjungpinang Pos di Pasar Bestari Bincen, Selasa (25/7).

Selain bawang merah India, kata dia, bawang merah Jawa, cabai merah, cabai hijau, cabai rawit hingga sayuran segar mengalami kenaikan harga. Harga bawang merah Jawa mengalami kenaikan sekitar Rp 12 ribu, dari harga awal Rp 24 ribu menjadi kisaran Rp 34 ribu sampai Rp 36 ribu per kg. Untuk harga cabai merah mengalami kenaikan Rp 8 ribu, dari harga awalnya Rp 20 ribu menjadi Rp 28 ribu per kg.

Baca Juga :  Musim Angin Utara, Nakhoda Diminta Hati-hati

Sedangkan cabai rawit lokal mengalami kenaikan Rp 6 ribu, dari Rp 30 ribu menjadi Rp 36 ribu per kg. Cabai hijau mengalami kenaikan Rp 12 ribu, dari harga awalnya kisaran Rp 24 ribu hingga Rp 25 ribu menjadi Rp 36 ribu per kg. ”Kalau cabai rawit dari Jakarta tidak mengalami kenaikan harga. Harganya masih tetap Rp 26 ribu per kg,” terang dia.

Ia menuturkan, cabai rawit lokal dan Jakarta sangat berbeda. Kalau cabai rawit dari Jakarta, tidak keriting dan batangnya mudah lepas dari cabainya.
Sedangkan cabai lokal berbentuk agak keriting, dan tangkainya tidak mudah lepas dari cabainya hingga sampai layu dan busuk. ”Pedas cabai lokal, dari pada cabai dari Jakarta,” ucap dia.

Baca Juga :  Perumahan THI Jadi Perhatian PUPR

Kemudian, sayur bayam yang dijualnya mengalami kenaikan harga, dari Rp 8 ribu menjadi Rp 14 ribu per kg. Harga sayur kangkung dari Rp 6 ribu menjadi Rp 10 ribu. Untuk sayur kacang panjang dari Rp 6 ribu menjadi kisaran Rp 8 ribu sampai Rp 9 ribu per kilo. Sayur sawi hijau dari Rp 6 ribu menjadi Rp 12 ribu per kg, sawi minyak dari Rp 10 ribu menjadi Rp 14 ribu per kg, dan harga timun dari Rp 6 ribu menjadi Rp 8 ribu per kg. Mneurutnya, penyebab kenaikan sayur-mayur dikarenakan cepatnya perubahan cuaca, dari panas dalam hari yang sama bisa berubah menjadi turun hujan.

Baca Juga :  Gelombang Tinggi dan Angin Kencang Masih Mengancam

Begitu sebaliknya, setelah hujan deras, dalam hari yang sama, cuaca menjadi panas. Sehingga membuat rusak tanaman yang telah ditanam para petani. ”Jadi, tanaman itu rusak. Akibatnya harga sayur menjadi naik,” sebut dia. Seperti biasa, jika permintaan lebih besar dari persediaan maka harga pun naik. Untuk itu, meminta pemerintah memiliki kiat mengatasi ini.(ANDRI DS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here