Harga Cabai Merah Rp 60 Ribu Per Kg

0
812
STOK cabai merah dan kebutuhan pangan lainnya yang ada di kios salah satu pedagang di Kota Lama, Tanjungpinang.f-RAYMON/TANJUNGPINANG POS

TANJUNGPINANG – Di awal tahun 2018, beberapa bahan kebutuhan pangan mengalami kenaikan yang cukup drastis, seperti harga cabai merah senilai Rp 60 ribu per kilo, Selasa (23/1).

Salah satu pedagang di Pasar Baru, Kota Lama, Tanjungpinang, Muslim menuturkan, kenaikan sudah terjadi beberapa kali. Sebelumnya, sekitar Rp 38 ribu, naik menjadi Rp 40 ribu. Kembali naik Rp 50 ribu, kini mencapai Rp 60 ribu per kilo. ”Kenaikan hari ini cukup banyak sekitar Rp 10 ribu per kilo,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, Selasa (23/1) kemarin.

Cabai rawit juga mengalami jumlah kenaikan yang sama, dari harga Rp 48 ribu menjadi Rp 58 ribu per kilo. Sedangkan cabai hijau masih stabil harganya berkisar Rp 38 ribu per kilo.

Menurutnya, kenaikan harga sudah dari distributior. Kebanyakan cabai yang di jualnya didatangkan dari Medan. Meskipun, ada juga beberapa pedagang lain dari Pulau Jawa. Meski didatangkan dari pulau berbeda, namun harga cabai yang dijual kurang lebih sama.

Baca Juga :  Jadi Ikon Bincen, Patung Naga Rutin Dibersihkan

Jikapun beda, paling seribu atau dua ribu per kilo. Ia belum mengetahui kapan harga cabai kembali normal. Sebab, ia hanya menampung. Meski demikian, ia mengaku, kenaikan harga mempegaruhi daya beli masyarakat.

”Berkurang total penjualan, biasanya orang beli itu satu kilo sekarang cuman seperempat atau sekitar setengah kilo per sekali belanja,” jelasnya.

Sedangkan komoditi lainnya, seperti bawang merah India, bawang merah Jawa, bawang putih stabil sejak sebulan terkahir.

Seperti bawang India dari harga biasanya Rp 10 ribu, sejak awal tahun naik menjadi Rp 22 ribu per kilo. Bawang merah Jawa Rp 30 ribu, bawang putih kisaran Rp 22 ribu sampai Rp 24 ribu per kilo, dan bawang Bombay Rp 14 ribu pe kilo. ”Bawang terbilang naik juga bila dibandingkan tahun lalu,” ungkapnya.

Baca Juga :  Jalan Batu 12 Sudah Mulus

Kepala Bidang (Kabid) Stabilisasi Harga Disperindag Kota Tanjungpinang, Anik Murtiani menuturkan, harga cabai hasil dari survei yaitu Rp 52 sampai 58 ribu per kilo. Cabai Thailand masih tinggi yaitu Rp 65-75 ribu per kilo. Sedangkan cabai hijau Rp 34-36 ribu per kilo. Cabai rawit yang di datangkan dari Jawa Rp 43-55 ribu per kilo, dari sebelumnya Rp 50-58 ribu per kilo.

Ia mengaku, tiga kali dalam seminggu turun ke lapangan mengecek harga.

Lina salah satu pengunjung menuturkan, harga yang di informasikan dinas cenderung lebih murah dari harga pasaran yang diberikan pedagang. ”Saya dulu pernah terima informasi harga cabai saat mahal Rp 80 ribu dari dinas, realita di pedagang Rp 90 ribu per kilo,” tuturnya.

Baca Juga :  Harga Ikan Segar Mulai Turun

Ia meminta dinas dapat menindak tegas pedagang yang sengaja menaikkan harga, di luar dari ketentuan Disperindag. Ini tentu merugikan masyarakat.

Bila perlu, setiap hari dinas dapat menginformasikan melaui dispalay televisi yang tersedia. ”Kita kadang terheran-heran, ini yang salah dinas atau pedagang yang sengaja mengambil untung,” tuturnya.

Serta meminta dinas bisa segera menstabilkan harga. Jika asalan, karena cuaca, harusnya sejak awal sudah bisa diantasipasi dengan menyediakan stok lebih banyak.

Mengingat Musim Angin Utara, proses transportasi agak terhambat. Bila perlu, menggalakan pertanian di Tanjungpinang dengan bekerja sama dengan dinas terkait. Mengingat, cuaca di Tanjungpinang masih lebih baik, sehingga tak tergantung dengan daerah luar.(DESI – RAYMON)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here