Harga Cabai Merosot Tajam

0
261
SEORANG pedagang di Pasar Ranai saat menunggu pembeli. F-HARDIANSYAH/tanjungpinang pos

Selain sayur mayur, harga cabai di Natuna ikut merosot tajam. Hal ini dipicu sepinya daya beli masyarakat. Padahal petani tengah memasuki masa panen.

NATUNA – Pantauan dilapangan, harga cabai rawit di tingkat petani berkisar Rp20 ribu sampai Rp 30 ribu perkilo. Kemudian harga cabai merah Rp40 ribu perkilo. Dengan harga tersebut, petani mengaku tidak begitu khawatir asal daya beli masyarakat stabil. Sehingga, hasil panenan tidak terbuang percuma.

”Awalnya harga cabai rawit Rp35 ribu sampai Rp45 ribu perkilo. Sekarang selain murah, daya beli juga sepi,” kata Wastiyah, petani cabai dan sayur mayur di Kecamatan Bunguran Tengah, Senin (14/5).

Begitu juga dengan Anisah, ia menuturkan, harga kacang panjang saat ini hanya Rp2 ribu perkilo, terong Rp3 ribu perkilo, timun Rp2 ribu perkilo. ”Memang sudah sebulan ini harga sayur mayur lagi turun. Katanya daya beli di pasar lagi sepi. Makanya sekarang berimbas ke petani,” ungkapnya.

Namun demikian kata Anis, petani tetap saja bercocok tanam meskipun harga sayur mayur turun. ”Ya mau kerja apa lagi. Kita telateni saja. Saya yakin harga sayur dan cabai akan kembali stabil,” tutupnya. (HARDIANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here