Harga Cabai Naik, Petani Diuntungkan

0
296
PETANI Bintan di Sei Jeram, Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara memantau tanaman cabai. f-jendaras/tanjungpinang pos

BINTAN – Petani Bintan diuntungkan ketika harga cabai naik di pasaran. Namun, kondisi cuaca yang tidak menentu, mengakibatkan hasil produksi cabai milik petani Bintan tidak maksimal.

Tukiman, seorang petani cabai di Kampung Sei Jeram, Desa Lancang Kuning, Bintan Utara mengatakan, hingga Kamis (18/7), harga cabai masih tinggi di pasaran.

”Harga masih tinggi. Kalau kami ngecer di pasar, itu cabai merah Rp85 ribu dan cabai rawit juga Rp85 ribu per kilogramnya,” katanya, kemarin.

Ia menyebutkan, untuk penjualan di kalangan pengepul, dirinya menjual cabai seharga Rp60 ribu hingga Rp70 ribu per kilogramnya. Sedangkan untuk harga cabai hijau berkisar di harga Rp50 ribu.

Baca Juga :  Terima Kasih Polri, Rekan-rekan Tetap Lah Berbuat Baik

”Ya, meski tinggi harganya, tapi karena cuaca, panen tidak maksimal. Kalau pagi panas, siang hujan dan sore panas, sudah lah rontok bunga cabainya. Jadi, produksi juga sedikit. Sama seperti di Jawa sana, panen cabai turun akibat musim juga,” jelasnya.

Erdis petani di Seri Kuala Lobam mengatakan, harga cabai kini yang tinggi memang menguntungkan untuk petani.

”Kalau kami lepas ke pengepul Rp40 ribu sampai Rp50 ribu per kilogram, itu saja sudah untung. Apalagi lebih dari itu,” ucapnya.

Baca Juga :  Progres Air Mancur Capai 65 Persen

Hanya saja, cuaca hujan panas yang melanda saat ini, membuat daun cabai menjadi keriting, dan hasilnya sedikit. (aan)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here