Harga Cabai Naik Sampai Akhir Tahun

0
741
MEMEGANG CABAI: Salah satu pedagang di Bincen, Lino sedang memegang cabai merah yang dijualnya.f-Andri Dwi S/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Harga cabai dan bawang dalam sepekan masih tinggi, yang diperkirakan akan terus naik sampai awal tahun 2018. Kini harga cabai merah sudah mencapai Rp 52 sampai dengan Rp 54 ribu per kilo. Dari biasanya dikisaran Rp 35-45 ribu per kilo.

Salah sat pedagang di Kota Lama, Bambang memprediksi harga cabai dan komiditi rempah-rempah dapur lainnya akan terus mengalami kenaikan, hingga awal tahun mendatang.

Hal ini disebabkan faktor cuaca, biasanya panen para petani tidak maksmimal. Ditambah dari susahnya transportasi yang membawa barang-barang dari luar daerah seperti Jakarta, Medan, Padang dan daerah lainnya.

Baca Juga :  Cegah Radikalisme di Tengah Masyarakat

Dituturkannya, untuk harga cabai rawit masih tetap stabil dikisaran Rp 36 ribu dan cabai hijau lebih murah sedikit, yaitu Rp 34 ribu per kilonya. Dituturkannya, pengalaman tahun lalu harga cabai merah dan rawit pernah menambus Rp 100-120 ribu per kilo. Ini disebabkan stok dari suplayer ke distributor di Tanjungpinang sedikit.

Begitu juga dengan harga bawang mengalami kenaikan. Dari sebelumnya bawang merah India Rp 10 ribu kini menjadi Rp 18-20 ribu per kilo. Hal ini juga disebabkan hasil panen para petani di luar daerah yang tak maksimal, memasuki musim hujan.

Baca Juga :  Juwariyah Kagum dengan PKK Bukit Cermin

Selain bawang merah India, kata dia, bawang merah Jawa mengalami kenaikan harga. Dari harga awal Rp 24 ribu menjadi kisaran Rp 34 ribu hingga Rp 36 ribu per kg. Kemudian, sayur bayam yang dijualnya mengalami kenaikan harga, dari Rp 8 ribu menjadi Rp 14 ribu per kg. Harga sayur kangkung dari Rp 6 ribu menjadi Rp 10 ribu, kacang panjang dari Rp 6 ribu menjadi kisaran Rp 8 ribu sampai Rp 9 ribu, sawi hijau dari Rp 6 ribu menjadi Rp 12 ribu per kg, sawi minyak dari Rp 10 ribu menjadi Rp 14 ribu per kg, dan harga timun dari Rp 6 ribu menjadi Rp 8 ribu per kg.

Baca Juga :  Disperkim Targetkan Pasar Bincen Mesti Dapat Penghargaan

Yang menyebabkan sayur mayur naik harga, terang dia, dikarenakan cepatnya perubahan cuaca, dari cuaca panas langsung berubah menjadi turun hujan. Begitu sebaliknya, setelah hujan deras, tiba-tiba langsung cuaca menjadi panas. Sehingga membuat rusak tanaman yang telah ditanam oleh para petani. “Jadi, tanaman itu seperti kaget. Inilah jadinya harga sayur menjadi naik,” sebut dia.(RAYMON)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here