Harga Cabai Rawit Tembus Rp60 Ribu per Kilo

0
570
Pedagang cabai di Pasar Baru menunggu pembeli. Foto: Raymon/Tanjungpinang Pos

TANJUNGPINANG – Harga cabai rawit kini mencapai Rp 60 ribu per kilo. Naik dari sebelumnya berkisar Rp44 ribu per kilo. Seperti pantauan Tanjungpinang Pos di Pasar Baru II Kota Lama Tanjungpinang, Selasa (23/4).

Salah satu pedagang pasar, Abdul mengatakan, kenaikan harga sejak empat hari lalu. Bahkan sempat mencapai Ro70 ribu per kilo dan baru turun Rp10 ribu perkilonya menjadi Rp 60 ribu.

“Naiknya lumayan tinggi dari Rp44 ribu sekarang menjadi Rp60 ribu perkilonya,” katanya.

Lanjutnya, kenaikan harga ini dikarenakan pasokan menipis, kemungkinan petani di luar daerah gagal panen atau ada kendala lainnya.

Baca Juga :  Dokter Penerima Beasiswa Jangan Pindah Kerja!

“Cabai rawit ini didatangkan dari luar Tanjungpinang seperti Surabaya, Yogyakarta dan Medan,” ucapnya.

Dituturkannya, seperti biasanya bila stok menipis maka harga produk bisa naik. Begitu juga dengan sembako dan bumbu rempah-rempah termasuk cabai.

Untuk cabai merah juga mengalami kenaikan namun tidak signifikan, dari Rp44 ribu menjadi Rp48 ribu. Sedangkan cabai hijau lokal tidak mengalami kenaikan Rp32 ribu per kilonya.

“Kemungkinan nanti menjelang puasa bisa jadi makin naik,” tuturnya.

Ia menilai, kenaikan harga cabai membuat daya beli masyarakat ikut menurun.

Baca Juga :  Staf Khusus Gubernur Cuma Habiskan Anggaran

“Kita mengharapkan harga ini bisa turun jadi kita menjualnya enak maka toko ikut ramai,” jelasnya.

Junaidi salah satu pedagang sayur menuturkan, jenis sayur kacang panjang mengalami kenaikan harga menjadi Rp15 ribu dari sebelumnya senilai Rp8 ribu per kilo. Sedangkan untuk sayuran kankung dan bayam masih diharga normal.

“Kenaikan harga kacang panjang dikarenakan musim hujan, kacang yang ditanam oleh para petani tidak berbuah banyak,” ujarnya.

Abdul menyebutkan, untuk bawang merah jawa Rp28 ribu, bawang putih Rp30 ribu, bawang bombay Rp 20 ribu. (ray)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here