Harga Cabai Rawit Thailand Turun

0
735
SUASANA di Pasar Bestari Bincen. Harga cabai mengalami penurunan di pasar tradisional Tanjungpinang, kemarin. f-andri/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Harga cabai rawit asal Thailand turun mencapai Rp 15 ribu per kilogram. Sebelumnya, harga cabai rawit Thailand yang dijual para pedagang di pasar tradisional Tanjungpinang bisa mencapai Rp 90 ribu per kilo. Sekarang sudah Rp 75 ribu per kilo.

”Alhamdulillah, sudah turun harga,” kata Kepala Bidang (Kabid) Stabilitas Harga Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Tanjungpinang, Anik Murtiani, Senin (9/4) kemarin.

Turun harga cabai rawit Thailand diikuti dengan cabai rawit Jawa, cabai merah dan cabai hijau. Harga cabai rawit Jawa mencapai Rp 43 ribu per kilo menjadi Rp 42 ribu per kilo. Sedangkan cabai merah mengalami penurunan harga Rp 2 ribu per kilo, dari harga awalnya Rp 52 ribu menjadi Rp 50 ribu per kilo.

”Kalau harga cabai hijau masih stabil. Ya, hanya kisaran Rp 32 ribu sampai Rp 34 ribu per kilo,” terang dia.

Tiga jenis cabai yang selalu dijual para pedagang pasar tradisional Tanjungpinang berasal dari Yogyakarta, Mataram dan Bintan. Jadi, kalau harga cabai mengalami penurunan, kata Anik, berarti para petani sedang lagi panen cabai di kebun. Artinya, para petani tersebut berhasil panen cabai yang ditanam di kebun miliknya.

”Kita harapkan harga cabai kita tetap stabil,” sebut dia.

Selain itu, harga bayam mengalami penurunan Rp 1.000, dari harga awalnya Rp 8 ribu menjadi Rp 7 ribu per kilo. Sedangkan sawi dan terung mengalami penurunan harga Rp 2 ribu per kilo. Sebelum turun, harga sayur sawi mencapai Rp 12 ribu menjadi Rp 10 ribu per kilo. Awalnya, terung mencapai Rp 10 ribu menjadi Rp 8 ribu per kilo.

Yang naik itu, sayur sawi putih, timun dan buncis. Naiknya Rp 2 ribu per kilo. Sebelumnya, harga sayur sawi putih mencapai Rp 14 ribu menjadi Rp 12 ribu per kilo. Berbeda dengan buncis, harga awalnya mencapai Rp 18 ribu menjadi Rp 16 ribu per kilo,” jelas Anik. ”Kacang panjang tetap Rp 9 ribu, kangkung masih Rp 7 ribu dan brokoli Rp 38 ribu per kilo,” sambungnya. (dri)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here