Harga Cabai Tembus Rp 48 Ribu

0
627
MENIMBANG: Abdulrahman sedang menimbang komoditi rempah-rempah dapur yang dibeli konsumennya. f-raymon/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Harga cabai merah mengalami kenaikan, dari sebelumnya Rp 44 ribu kini mencapai Rp 48 ribu per kilo. Seperti pantauan Tanjungpinang Pos, Rabu (4/10) di Pasar Tradisional Kota Lama Tanjungpinang. Hal ini diungkapkan Abdulrahman salah satu pedagagang rempah-rempah masakan.

Ia menuturkan, harga cabai merah merangkak naik secara bertahap. Sebelumnya hanya Rp 36 ribu. Kemudian naik ke Rp 40 ribu, sempat di Rp 42 ribu dan terkahir harga sekarang Rp 48 ribu per kilo. Terkait kenaikan harga tergangtung dari pemasok. Ini juga erat kaitannya dengan harga dari suplayer dari luar daerah.

Pasokan cabai merah yang dijualnya didatangkan dari Yogyakarta. ”Kata pemasok, kenaikannya memang sudah terjadi daerah asal sudah naik,” tuturnya saat berkomunikasi.

Baca Juga :  Ikan Laut Kurang, Lele Diserbu Pembeli

Akibat dari kenaikan harga cabai merah, jumlah pembeli juga menurun.
Begitu juga dengan bawang Merah India, dari biasanya Rp 10-15 ribu kini naik menjadi Rp 20 ribu per kilo. Sedangkan bawang merah India jenis bareli sekitar Rp 24 ribu. Sedangkan komoditi lainnya masih stabil dan bahkan ada yang harganya turun.

Contohnya seperti cabai rawit dan cabai hijau yang kini sekitar Rp 30 ribu dan Rp 32 ribu perkilonya. Sedanngkan bawang merah Jawa dari Rp 40 ribu menjadi Rp 28 ribu, bawang putih Rp 28 ribu. “Harga bawang ada yang turun dan naik, tergantung dari jenisnya,’ paparnya.

Baca Juga :  Traffic Light di Simpang Ketapang Tak Berfungsi

Meski harga cabai merah dan bawang merah naik, tetap ada pembeli.
Hanya saja, jumlahnya menurun. ”Biasanya ibu-ibu belinya satu kilo, kini kebanyakan yang seperempat dan setengah kilo,” paparnya.

Meski demikian ia juga memiliki langganan tetap, biasanya para pemilik warung makan. ”Kalau pelanggan tetap yang dibeli,” ungkapnya.

Bila pelanggan umum tidak menentu, namun tetap ada yang membeli.
Kini jumlahnya hanya lebih menurun. Begitu juga dengan ikan mengalami penurunan. Ini disebabkan stok masih aman dari para nelayan. Hal ini seperti diungkapkan, Lamsihar salah satu pedagang di Bincen. “Harga ikan stabil, tidak mahal,” ungkapnya.

Dicontohkannya seperti ikan selar, salah satu jenis ikan yang laris di jual kini hanya sekitar Rp 30-40 ribu. Terantung dari ukurannya, biasanya kalau kecil lebih murah.

Baca Juga :  Proyek Gurindam 12 Wajah Ibukota

Begitu juga dengan ikan tongkol merah harganya standar, kini hanya sekitar Rp 15-20 ribu per kilo dari biasanya mencapai Rp 25 ribu per kilo. Sedangkan tongkol putih sekitar Rp 25 ribu per kilo. ”Harga ikan tergantung dari pemasok juga, tapi satu bulan ini harganya murah-murah,” tuturnya menjelaskan.

Bahkan ikan merah kini masih dikisaran Rp 50-60 per kilo. Begitu juga dengan ikan tenggiri.(RAYMON)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here