Harga Cabai Tembus Rp75 Ribu Per Kilogram

0
159
Masyarakat membeli cabai dan sayuran di Pasar Gerai Pangan yang di siapkan Pemko Tanjungpinang di Jalan Hang Lekir. Sayuran dan ikan langsung dijual oleh petani, nelayan. f-istimewa

TANJUNGPINANG – Harga cabai di Ibu Kota Provinsi Kepri Tanjungpinang terus mengalami kenaikan beberapa hari terakhir ini.

Sejak Jumat (3/1) hingga kemarin, Di Pasar Baru dan Pasar Bintancentre, harga cabai yang semula hanya Rp 45 ribu per kilogram hingga Rp60 ribu, kini bahkan sudah menembus Rp75 ribu per kilogram.

Kondisi seperti ini mulai dikeluhkan masyarakat. Pantauan Tanjungpinang Pos di Pasar tradisional Bincen, harga cabai rawit juga mengalami kenaikan. Namun tidak signifikan yaitu Rp46 ribu per kilo. Naik dari sebelumnya senilai Rp44 ribu per kilo.

Begitu juga dengan harga cabai hijau kisaran Rp36 ribu per kilo. Naik dari sebelumnya Rp32 ribu per kilo.

Harga bawang merah Jawa kisaran Rp40 ribu perkilo. Sedangkan harga bawang merah India kisaran Rp26 ribu hingga Rp28 ribu per kilo. Harga bawang putih kisaran Rp32 ribu hingga Rp34 ribu per kilo.

Komoditi untuk memenuhi kebutuhan di rumah, diharapkan, tidak kembali naik harga. Agar penjualan bisa ramai.

Salah satu pedagang rumah makan, Rini menuturkan, cabai menjadi salah satu bumbu dapur yang wajib di beli setiap hari.

Terkait kenaikan harga yang tidak menentu, membuat pihaknya bingung.

”Kemarin masih Rp60 ribu per kilo, bahkan sebelumnya sempat di bawah Rp50 ribu per kilo. Sekarang sudah Rp75 ribu per kilo. Ini memberatkan kami apalagi masih pemilik usaha kecil,” tuturnya.

Ia berharap pemerintah bisa atau memiliki solusi menangani persoalan harga ini.

Salah satu pedagang cabai, menjelaskan kenaikan cabai beberapa hari terakhir ini, karena pasokan minim. Pasokan minim disebabkan karena pengiriman dari Medan dan Sumatera Barat terlambat karena Natal dan Tahun Baru.

”Pasokan dari Medan dan Padang terputus. Kalau cabai dari Jawa mengunakan pesawat memang mahal, karena mahal biaya trasportasi u daranya,” ujarnya.

Kenaikan harga juga terjadi pada ikan-ikan segar di pasar. Seperti jenis selar sneilai Rp60-65 ribu per kilo.

O Sirait menuturkan, kenaikan harga disebabkan stok ikan yang sedikit dari biasanya.

Ia menuturkan, harga ikan yang tetap stabil jenis tongkol merah dan putih berkisar Rp20-25 ribu per kilo.

”Ini naik karena stok ikan terbatas,” ucapnya.

Haga ikan benggol sneilai Rp35 ribu per kilo. Begitu juga jenis mata besar.

”Jenis ikan yang ada sekarang juga terbatas, mungkin pengaruh angin,” tuturnya. (dlp)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here