Harga Gas Bersubsidi hanya Rp 14.500

0
513
RAKOR GAS: Kadiskop Usaha Mikro dan Perindag Bintan Dian Nusa memimpin rakor bersama agen gas, Hiswana Migas, SPPBE dan jajaran Polres Bintan, Rabu kemarin. f-Yendi/tanjungpinang pos

BINTAN – Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perindag Bintan bersama Pertamina dan agen distribusi, akan membuka operasi pasar di dua tempat, Kamis (7/9) pagi ini. Gas elpiji bersubsidi ukuran tabung 3 kilogram dijual Rp 14.500 per tabung, untuk wilayah Toapaya dan sekitarnya.

Rencana tersebut ditetapkan pada saat rapat koordinasi Diskop Usaha Mikro dan Perindag Bintan dengan agen distribusi gas elpiji Bintan, Hiswana Migas dan jajaran Polres Bintan, Rabu (6/9) kemarin. Usai pertemuan, Kadiskop Usaha Mikro dan Perindag Bintan Dian Nusa menyampaikan, selama ini pasokan gas untuk Bintan selalu normal, 11 LO per hari, tidak ada pengurangan.

Hanya saja, saat libur Idul Adha lalu, tidak dilakukan pemasokan gas. Sementara, pemakaian warga cukup tinggi. Sehingga, warga kesulitan mencari gas. Ketika warga sulit mendapatkan gas, pihak pertamina sudah menambah pasokan gas 3 LO, atau 1.680 tabung. Permintaan warga sudah terpenuhi. ”Namun, operasi pasar kita laksanakan lagi, Kamis pagi ini,” ujar Dian Nusa.

Rakor dengan pihak terkait itu, lanjut Dian Nusa, bertujuan untuk menyatukan misi dan strategi ke depan, agar gas tidak lagi menjadi persoalan bagi konsumen. ”Untuk jumlah usaha mikro, terjadi peningkatan akibat dati krisis ekonomi sekarang. Makanya, permintaan gas meningkat pula. Yang jadi persoalan dan harus diantisipasi itu, pembeli dari usaha besar seperti restoran besar,” jelasnya. ”Ini yang perlu kita jalankan bersama. Dari pertemuan ini, akan kita bentuk satgas migas,” sambung Dian Nusa.

Jika ada pelanggaran ke depan, Dian Nusa menegaskan, akan dilakukan penindakan hukum, karena melanggar undang undang migas dan UU perlindubgan konsumen. Untuk melindungi konsumen, akan dilakukan operasi pasar untuk gas bersubsidi 3 kilogram, Kamis (7/9) pagi ini. Operasi pasar dilaksanakan di SPBU Km 16 Toapaya, pukul 09.00. Kemudian, operasi pasar dilaksanakan di Pasar Barek Motor Kijang, pukul 11.00. Harga disesuaikan dengan HET pangkalan terdekat. ”Untuk di Toapaya Rp 14.500 per tabung. Sedangkan di Kijang, dijual seharga Rp 15 ribu. Satu warga hanya boleh membeli 1 tabung,” sebut Dian Nusa didampingi PPNS Setia Kurniawan dan sejumlah agen distribusi. (fre)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here