Harga Ikan Bilis Diprediksi Naik

0
855
Ikan asin: Ikan bilis dan jenis ikan kering lainnya dipajang oleh pedagang di salah satu toko Pasar Kota Lama. f-raymon/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Harga ikan bilis mengalami kenaikan sekitar Rp 5 ribu per kilo. Ini sebabkan, stoknya berkurang dari biasanya. Seperti pantauan Tanjungpinang Pos di Pasar Kota Lama, Tanjungpinang, Rabu (21/11) pagi. Harganya bervariasi, dari Rp 80 ribu hingga Rp 180 ribu per kilo. Ini tergantung jenis, ukuran dan kualitasnya.

Salah satu pedang ikan kering, Asun menyebutkan, jenis ikan bilis nasi atau tri yang paling mahal. Harganya bisa mencapai Rp 180 per kilo. ”Kini mengalami kenaikan, tapi tidak melabung tinggi, hanya Rp 5 ribu per kilo,” tuturnya.

Ada juga di bawah harga itu, biasanya kualitasnya sudah kurang bagus. Warnanya juga sudah kekuningan dari aslinya putih.

Dituturkannya, banyak yang membeli ikan bilis di bungkus rapi atau packing untuk oleh-oleh ke luar daerah. Bahkan tak jarang para wisatawan yang datang khusus mencari ikan bilis Tanjungpinang yang didatangkan dari berbagai pulau di Kepri.

”Saat musim liburan banyak orang luar yang berbelanja di tempat kita, khususnya beli ikan bilis. Paling sedikit satu kilo,” ungkapnya.

Ikan Bilis dari Kepri memang cukup terkenal, karena mempunyai rasa khas tersendiri dibanding dengan ikan bilis daerah lain. Pasokan ikan bilis berasal dari Pulau Karas, Dabo, Senayan Pancur, Berakit dan Trikora serta pulau-pulau kecil lainnya yang terdapat didaerah Kepri.

Kenaikan harga disebakan, kondisi cuaca saat ini memasuki Angin Utara. Ini yang menyebabkan, hasil tangkap nelayan berkurang dari biasanya. Menutupi biaya saat melaut, maka harganya dinaikan ke para pedagang.

Di Tanjungpinang, terdapat beberapa penampung ikan bilis yang berada di Pelantar II dan Pasar KUD. ”Kami maklum kalau musim Angin Utara ada kenaikan harga, tapi kalau cuaca kembali normal harga juga akan turun,” imbuhnya.(RAYMON)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here